وَٱلۡفَجۡرِ ١
Wal-fajr
Demi fajar,
Terjemahan: Indonesian Translation - Ministry of Religious Affairs
بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
وَٱلۡفَجۡرِ ١
Wal-fajr
Demi fajar,
وَلَيَالٍ عَشۡرٖ ٢
Walayālin 'asyr
demi malam yang sepuluh,906
وَٱلشَّفۡعِ وَٱلۡوَتۡرِ ٣
Wasy-syaf'i wal-watr
demi yang genap dan yang ganjil,
وَٱلَّيۡلِ إِذَا يَسۡرِ ٤
Wallayli idzā yasr
demi malam apabila berlalu.
هَلۡ فِي ذَٰلِكَ قَسَمٞ لِّذِي حِجۡرٍ ٥
Hal fī dzālika qasamul lidzī hijr
Adakah pada yang demikian itu terdapat sumpah (yang dapat diterima) bagi orang-orang yang berakal?
أَلَمۡ تَرَ كَيۡفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِعَادٍ ٦
Alam tara kayfa fa'ala rabbuka bi'ād
Tidakkah engkau (Muhammad) memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap (kaum) 'Ād?
إِرَمَ ذَاتِ ٱلۡعِمَادِ ٧
Irama dzātil-'imād
(yaitu) penduduk Iram (ibukota kaum 'Ād) yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi,
ٱلَّتِي لَمۡ يُخۡلَقۡ مِثۡلُهَا فِي ٱلۡبِلَٰدِ ٨
Allatī lam yukhlaq mitsluhā fil-bilād
yang belum pernah dibangun (suatu kota) seperti itu, di negeri-negeri lain,
وَثَمُودَ ٱلَّذِينَ جَابُواْ ٱلصَّخۡرَ بِٱلۡوَادِ ٩
Watsamūdal-ladzīna jābus-sakhra bil-wād
dan (terhadap) kaum Samud yang memotong batu-batu besar di lembah,907
وَفِرۡعَوۡنَ ذِي ٱلۡأَوۡتَادِ ١٠
Wafir'awna dzil-awtād
dan (terhadap) Fir'aun yang mempunyai pasak-pasak (bangunan yang besar),
ٱلَّذِينَ طَغَوۡاْ فِي ٱلۡبِلَٰدِ ١١
Alladzīna taghaw fil-bilād
yang berbuat sewenang-wenang dalam negeri,
فَأَكۡثَرُواْ فِيهَا ٱلۡفَسَادَ ١٢
Fa aktsarū fīhal-fasād
lalu mereka banyak berbuat kerusakan dalam negeri itu,
فَصَبَّ عَلَيۡهِمۡ رَبُّكَ سَوۡطَ عَذَابٍ ١٣
Fasabba 'alayhim rabbuka sawta 'adzāb
karena itu Tuhanmu menimpakan cemeti azab kepada mereka,
إِنَّ رَبَّكَ لَبِٱلۡمِرۡصَادِ ١٤
Inna rabbaka labil-mirsād
sungguh, Tuhanmu benar-benar mengawasi.
فَأَمَّا ٱلۡإِنسَٰنُ إِذَا مَا ٱبۡتَلَىٰهُ رَبُّهُۥ فَأَكۡرَمَهُۥ وَنَعَّمَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّيٓ أَكۡرَمَنِ ١٥
Fa ammal-insānu idzā mabtalāhu rabbuhū fa akramahū wana''amahū fayaqūlu rabbī akraman
Adapun manusia, apabila Tuhan mengujinya lalu memuliakannya dan memberinya kesenangan, maka dia berkata, "Tuhanku telah memuliakanku."
وَأَمَّآ إِذَا مَا ٱبۡتَلَىٰهُ فَقَدَرَ عَلَيۡهِ رِزۡقَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّيٓ أَهَٰنَنِ ١٦
Wa ammā idzā mabtalāhu faqadara 'alayhi rizqahū fayaqūlu rabbī ahānan
Namun apabila Tuhan mengujinya lalu membatasi rezekinya, maka dia berkata, "Tuhanku telah menghinaku."908
كَلَّاۖ بَل لَّا تُكۡرِمُونَ ٱلۡيَتِيمَ ١٧
Kallā bal lā tukrimūnal-yatīm
Sekali-kali tidak! Bahkan kamu tidak memuliakan anak yatim,909
وَلَا تَحَٰٓضُّونَ عَلَىٰ طَعَامِ ٱلۡمِسۡكِينِ ١٨
Walā tahāddūna 'alā ta'āmil-miskīn
dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin,
وَتَأۡكُلُونَ ٱلتُّرَاثَ أَكۡلٗا لَّمّٗا ١٩
Wata'kulūnat-turātsa aklal lammā
sedangkan kamu memakan harta warisan dengan cara mencampurbaurkan (yang halal dan yang haram),
وَتُحِبُّونَ ٱلۡمَالَ حُبّٗا جَمّٗا ٢٠
Watuhibbūnal-māla hubban jammā
dan kamu mencintai harta dengan kecintaan yang berlebihan.
كَلَّآۖ إِذَا دُكَّتِ ٱلۡأَرۡضُ دَكّٗا دَكّٗا ٢١
Kallā idzā dukkatil-ardu dakkan dakkā
Sekali-kali tidak! Apabila bumi diguncangkan berturut-turut (berbenturan),
وَجَآءَ رَبُّكَ وَٱلۡمَلَكُ صَفّٗا صَفّٗا ٢٢
Wajā'a rabbuka wal-malaku saffan saffā
dan datanglah Tuhanmu; dan malaikat berbaris-baris,
وَجِاْيٓءَ يَوۡمَئِذِۭ بِجَهَنَّمَۚ يَوۡمَئِذٖ يَتَذَكَّرُ ٱلۡإِنسَٰنُ وَأَنَّىٰ لَهُ ٱلذِّكۡرَىٰ ٢٣
Wajiy'a yawma'idzi bijahannama yawma'idzin yatadzakkarul-insānu wa annā lahudz-dzikrā
dan pada hari itu diperlihatkan neraka Jahanam; pada hari itu sadarlah manusia, tetapi tidak berguna lagi baginya kesadaran itu.
يَقُولُ يَٰلَيۡتَنِي قَدَّمۡتُ لِحَيَاتِي ٢٤
Yaqūlu yālaytanī qaddamtu lihayātī
Dia berkata, "Alangkah baiknya sekiranya dahulu aku mengerjakan (kebajikan) untuk hidupku ini."
فَيَوۡمَئِذٖ لَّا يُعَذِّبُ عَذَابَهُۥٓ أَحَدٞ ٢٥
Fayawma'idzil lā yu'addzibu 'adzābahū ahad
Maka pada hari itu tidak ada seorang pun yang mengazab seperti azab-Nya (yang adil),
وَلَا يُوثِقُ وَثَاقَهُۥٓ أَحَدٞ ٢٦
Walā yūtsiqu watsāqahū ahad
dan tidak ada seorang pun yang mengikat seperti ikatan-Nya.
يَٰٓأَيَّتُهَا ٱلنَّفۡسُ ٱلۡمُطۡمَئِنَّةُ ٢٧
Yā'ayyatuhan-nafsul-mutma'innah
Wahai jiwa yang tenang!
ٱرۡجِعِيٓ إِلَىٰ رَبِّكِ رَاضِيَةٗ مَّرۡضِيَّةٗ ٢٨
Irji'ī ilā rabbiki rādiyatam mardiyyah
Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang rida dan diridai-Nya.
فَٱدۡخُلِي فِي عِبَٰدِي ٢٩
Fadkhulī fī 'ibādī
Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku,
وَٱدۡخُلِي جَنَّتِي ٣٠
Wadkhulī jannatī
dan masuklah ke dalam surga-Ku.
Nomor catatan kaki mengarah ke halaman ayat, tempat catatan penerjemah ditampilkan.
Tulisan Latin adalah alat bantu membaca yang ditulis oleh Qabas dari teks Arab. Pelajari huruf hijaiyah dan tajwid untuk pelafalan yang tepat.
Surat Al-Fajr terdiri dari 30 ayat. Surat ini adalah surat ke-89 dalam Al-Quran.
Surat Al-Fajr termasuk surat Makkiyah.
Surat Al-Fajr terdapat di juz 30.
Bisa. Tekan tombol putar di bagian atas halaman ini, atau mulai dari ayat mana pun. Aplikasi Qabas juga memungkinkan Anda mengunduhnya untuk didengarkan offline.