وَأَمَّآ إِذَا مَا ٱبۡتَلَىٰهُ فَقَدَرَ عَلَيۡهِ رِزۡقَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّيٓ أَهَٰنَنِ ١٦
Wa ammā idzā mabtalāhu faqadara 'alayhi rizqahū fayaqūlu rabbī ahānan
Namun apabila Tuhan mengujinya lalu membatasi rezekinya, maka dia berkata, "Tuhanku telah menghinaku."908
Catatan kaki
908 Allah menyalahkan orang yang mengatakan bahwa kekayaan itu adalah suatu kemuliaan, dan kemiskinan adalah suatu kehinaan seperti yang tersebut pada ayat 15 dan 16. Tetapi sebenarnya kekayaan dan kemiskinan adalah ujian Allah bagi hamba-hamba-Nya.
Tafsir
Sebaliknya, bila Allah mengujinya dan menyempitkan rezekinya maka ia mengira bahwa hal itu karena kehinaannya di hadapan Tuhannya, sehingga ia berkata, “Tuhanku telah menghinakanku.”