فَأَمَّا ٱلۡإِنسَٰنُ إِذَا مَا ٱبۡتَلَىٰهُ رَبُّهُۥ فَأَكۡرَمَهُۥ وَنَعَّمَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّيٓ أَكۡرَمَنِ ١٥
Fa ammal-insānu idzā mabtalāhu rabbuhū fa akramahū wana''amahū fayaqūlu rabbī akraman
Adapun manusia, apabila Tuhan mengujinya lalu memuliakannya dan memberinya kesenangan, maka dia berkata, "Tuhanku telah memuliakanku."
Tafsir
Adapun manusia, maka di antara tabiatnya ialah bahwa jika Tuhannya mengujinya, memuliakannya, dan memberikan kenikmatan kepadanya berupa harta, anak-anak, dan kedudukan, ia mengira bahwa hal itu karena kemuliaannya di sisi Allah, sehingga ia berkata, "Tuhanku telah memuliakanku karena aku berhak mendapatkan kemuliaan dari-Nya.”