Surat Az-Zukhruf ayat 28

43:28

وَجَعَلَهَا كَلِمَةَۢ بَاقِيَةٗ فِي عَقِبِهِۦ لَعَلَّهُمۡ يَرۡجِعُونَ ٢٨

Waja'alahā kalimata bāqiyatan fī 'aqibihī la'allahum yarji'ūn

Dan (Ibrahim) menjadikan (kalimat tauhid) itu kalimat yang kekal pada keturunannya agar mereka kembali (kepada kalimat tauhid itu).783

Catatan kaki

783 Nabi Ibrahim -'alaihissalām- menjadikan kalimat tauhid sebagai pegangan bagi keturunannya, sehingga kalau terdapat di antara mereka yang mempersekutukan Allah agar segera kembali kepada tauhid itu.

Tafsir

Ibrahim menjadikan kalimat tauhid "Lā ilāha illallāh" kekal pada anak keturunannya setelahnya, sehingga di antara mereka senantiasa ada yang mengesakan Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dengan harapan agar mereka kembali kepada Allah dengan bertobat kepada-Nya dari kesyirikan dan kemaksiatan.