ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ يُقَٰتِلُونَ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِۖ وَٱلَّذِينَ كَفَرُواْ يُقَٰتِلُونَ فِي سَبِيلِ ٱلطَّٰغُوتِ فَقَٰتِلُوٓاْ أَوۡلِيَآءَ ٱلشَّيۡطَٰنِۖ إِنَّ كَيۡدَ ٱلشَّيۡطَٰنِ كَانَ ضَعِيفًا ٧٦
Alladzīna āmanū yuqātilūna fī sabīlillāhi walladzīna kafarū yuqātilūna fī sabīlit-tāghūti faqātilū awliyā'asy-syaytāni inna kaydasy-syaytāni kāna da'īfā
Orang-orang yang beriman, mereka berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan Tagut, maka perangilah kawan-kawan setan itu, (karena) sesungguhnya tipu daya setan itu lemah.
Tafsir
Kaum mukminin yang tulus berperang di jalan Allah untuk menjunjung tinggi kalimat Allah, sedangkan orang-orang kafir berperang di jalan sesembahan mereka, maka perangilah kawan-kawan setan itu, karena apabila kalian memerangi mereka, niscaya kalian akan dapat mengalahkan mereka karena upaya setan itu sangat lemah sehingga tidak menimbulkan efek yang buruk bagi orang-orang yang bertawakal kepada Allah -Ta'ālā-.