وَٱلۡمُرۡسَلَٰتِ عُرۡفٗا ١
Wal-mursalāti 'urfā
Demi (makhluk-makhluk) yang dihantarkan berturut-turut (menjalankan tugasnya),
Terjemahan: Malay Translation - Abdullah Basumayyah
بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
وَٱلۡمُرۡسَلَٰتِ عُرۡفٗا ١
Wal-mursalāti 'urfā
Demi (makhluk-makhluk) yang dihantarkan berturut-turut (menjalankan tugasnya),
فَٱلۡعَٰصِفَٰتِ عَصۡفٗا ٢
Fal-'āsifāti 'asfā
Juga yang merempuh mara dengan sekencang-kencangnya,
وَٱلنَّٰشِرَٰتِ نَشۡرٗا ٣
Wan-nāsyirāti nasyrā
Dan demi (makhluk-makhluk) yang menyebarkan (pengajaran dan peringatan) dengan sebaran yang sesungguh-sungguhnya,
فَٱلۡفَٰرِقَٰتِ فَرۡقٗا ٤
Fal-fāriqāti farqā
Serta yang memisahkan (antara yang benar dengan yang salah) dengan pemisahan yang sejelas-jelasnya,
فَٱلۡمُلۡقِيَٰتِ ذِكۡرًا ٥
Fal-mulqiyāti dzikrā
Lalu menyampaikan pengajaran dan peringatan (kepada manusia),
عُذۡرًا أَوۡ نُذۡرًا ٦
'Udzran aw nudzrā
Untuk menghapuskan kesalahan orang-orang yang bertaubat serta memperbaiki keadaan dirinya, dan untuk menakutkan orang-orang yang ingkar - derhaka; -
إِنَّمَا تُوعَدُونَ لَوَٰقِعٞ ٧
Innamā tū'adūna lawāqi'
(Sumpah demi sumpah) sesungguhnya segala yang dijanjikan kepada kamu tetap berlaku.
فَإِذَا ٱلنُّجُومُ طُمِسَتۡ ٨
Fa idzan-nujūmu tumisat
Oleh itu, apabila bintang-bintang (binasa dan) hilang lenyap;
وَإِذَا ٱلسَّمَآءُ فُرِجَتۡ ٩
Wa idzas-samā'u furijat
Dan apabila langit terbelah;
وَإِذَا ٱلۡجِبَالُ نُسِفَتۡ ١٠
Wa idzal-jibālu nusifat
Dan apabila gunung-ganang hancur lebur berterbangan;
وَإِذَا ٱلرُّسُلُ أُقِّتَتۡ ١١
Wa idzar-rusulu uqqitat
Dan apabila Rasul-rasul ditentukan waktunya untuk dipanggil menjadi saksi terhadap umatnya, (maka sudah tentu manusia akan menerima balasan masing-masing).
لِأَيِّ يَوۡمٍ أُجِّلَتۡ ١٢
Li ayyi yawmin ujjilat
(Jika ditanya): ke hari yang manakah (perkara-perkara yang besar) itu ditangguhkan?
لِيَوۡمِ ٱلۡفَصۡلِ ١٣
Liyawmil-fasl
(Jawabnya): Ke hari pemutusan hukum.
وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا يَوۡمُ ٱلۡفَصۡلِ ١٤
Wamā adrāka mā yawmul-fasl
Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui kedahsyatan hari pemutusan hukum itu?
وَيۡلٞ يَوۡمَئِذٖ لِّلۡمُكَذِّبِينَ ١٥
Waylun yawma'idzil lil-mukaddzibīn
Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (apa yang dijanjikan oleh Rasulnya)!
أَلَمۡ نُهۡلِكِ ٱلۡأَوَّلِينَ ١٦
Alam nuhlikil-awwalīn
Bukankah Kami telah binasakan orang-orang dahulu (yang ingkar derhaka, seperti kaum Nabi Nuh, Aad dan Thamud)?
ثُمَّ نُتۡبِعُهُمُ ٱلۡأٓخِرِينَ ١٧
Tsumma nutbi'uhumul-ākhirīn
Kemudian kami akan iringi mereka dengan (membinasakan orang-orang yang ingkar derhaka, dari) kaum-kaum yang datang kemudian.
كَذَٰلِكَ نَفۡعَلُ بِٱلۡمُجۡرِمِينَ ١٨
Kadzālika naf'alu bil-mujrimīn
Demikian cara kami lakukan terhadap sesiapa yang berdosa.
وَيۡلٞ يَوۡمَئِذٖ لِّلۡمُكَذِّبِينَ ١٩
Waylun yawma'idzil lil-mukaddzibīn
Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (apa yang Kami janjikan)!
أَلَمۡ نَخۡلُقكُّم مِّن مَّآءٖ مَّهِينٖ ٢٠
Alam nakhlukkum mim mā'im mahīn
Bukankah Kami telah menciptakan kamu dari air (benih) yang sedikit dipandang orang?
فَجَعَلۡنَٰهُ فِي قَرَارٖ مَّكِينٍ ٢١
Faja'alnāhu fī qarārim makīn
Lalu Kami jadikan air (benih) itu pada tempat penetapan yang kukuh,
إِلَىٰ قَدَرٖ مَّعۡلُومٖ ٢٢
Ilā qadarim ma'lūm
Hingga ke suatu masa yang termaklum?
فَقَدَرۡنَا فَنِعۡمَ ٱلۡقَٰدِرُونَ ٢٣
Faqadarnā fani'mal-qādirūn
Serta Kami tentukan (keadaannya), maka Kamilah sebaik-baik yang berkuasa menentukan dan melakukan (tiap-tiap sesuatu)!
وَيۡلٞ يَوۡمَئِذٖ لِّلۡمُكَذِّبِينَ ٢٤
Waylun yawma'idzil lil-mukaddzibīn
Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (kekuasaan Kami)!
أَلَمۡ نَجۡعَلِ ٱلۡأَرۡضَ كِفَاتًا ٢٥
Alam naj'alil-arda kifātā
Bukankah Kami telah menjadikan bumi (sebagai tempat) penampung dan penghimpun (penduduknya)? -
أَحۡيَآءٗ وَأَمۡوَٰتٗا ٢٦
Ahyā'an wa amwātā
Yang hidup dan yang mati?
وَجَعَلۡنَا فِيهَا رَوَٰسِيَ شَٰمِخَٰتٖ وَأَسۡقَيۡنَٰكُم مَّآءٗ فُرَاتٗا ٢٧
Waja'alnā fīhā rawāsiya syāmikhātin wa asqaynākum mā'an furātā
Dan Kami telah jadikan di bumi: gunung-ganang yang menetapnya, yang tinggi menjulang; dan Kami telah memberi minum kepada kamu air yang tawar lagi memuaskan dahaga?
وَيۡلٞ يَوۡمَئِذٖ لِّلۡمُكَذِّبِينَ ٢٨
Waylun yawma'idzil lil-mukaddzibīn
Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (nikmat-nikmat pemberian Kami)!
ٱنطَلِقُوٓاْ إِلَىٰ مَا كُنتُم بِهِۦ تُكَذِّبُونَ ٢٩
Intaliqū ilā mā kuntum bihī tukaddzibūn
(Dikatakan kepada mereka semasa ditimpakan dengan azab): “Pergilah kepada azab yang dahulu kamu mendustakannya.
ٱنطَلِقُوٓاْ إِلَىٰ ظِلّٖ ذِي ثَلَٰثِ شُعَبٖ ٣٠
Intaliqū ilā zillin dzī tsalātsi syu'ab
“Pergilah kamu kepada naungan (asap neraka) yang bercabang tiga, -
لَّا ظَلِيلٖ وَلَا يُغۡنِي مِنَ ٱللَّهَبِ ٣١
Llā zalīlin walā yughnī minal-lahab
“Yang tidak dapat dijadikan naungan, dan tidak dapat memberikan sebarang lindungan dari julangan api neraka.
إِنَّهَا تَرۡمِي بِشَرَرٖ كَٱلۡقَصۡرِ ٣٢
Innahā tarmī bisyararin kal-qasr
“Sesungguhnya neraka itu melemparkan bunga api, (yang besarnya) seperti bangunan besar,
كَأَنَّهُۥ جِمَٰلَتٞ صُفۡرٞ ٣٣
Ka annahū jimālatun sufr
“(Banyaknya dan warnanya) bunga api itu seolah-olah rombongan unta kuning”.
وَيۡلٞ يَوۡمَئِذٖ لِّلۡمُكَذِّبِينَ ٣٤
Waylun yawma'idzil lil-mukaddzibīn
Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (keadaan yang demikian).
هَٰذَا يَوۡمُ لَا يَنطِقُونَ ٣٥
Hādzā yawmu lā yantiqūn
Inilah hari mereka tidak dapat berkata-kata, (kerana masing-masing terpinga-pinga ketakutan),
وَلَا يُؤۡذَنُ لَهُمۡ فَيَعۡتَذِرُونَ ٣٦
Walā yu'dzanu lahum faya'tadzirūn
Dan tidak pula diizinkan mereka bercakap, maka mereka tidak dapat meminta maaf.
وَيۡلٞ يَوۡمَئِذٖ لِّلۡمُكَذِّبِينَ ٣٧
Waylun yawma'idzil lil-mukaddzibīn
Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (hari akhirat)!
هَٰذَا يَوۡمُ ٱلۡفَصۡلِۖ جَمَعۡنَٰكُمۡ وَٱلۡأَوَّلِينَ ٣٨
Hādzā yawmul-fasli jama'nākum wal-awwalīn
Inilah hari pemutusan hukum (yang menentukan siapa yang benar dan siapa yang salah). Kami himpunkan kamu bersama orang-orang yang terdahulu (dari kamu).
فَإِن كَانَ لَكُمۡ كَيۡدٞ فَكِيدُونِ ٣٩
Fa in kāna lakum kaydun fakīdūn
Oleh itu, kalau kamu ada sebarang tipu-helah melepaskan diri, maka cubalah kamu lakukan terhadap azabKu.
وَيۡلٞ يَوۡمَئِذٖ لِّلۡمُكَذِّبِينَ ٤٠
Waylun yawma'idzil lil-mukaddzibīn
Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (apa yang telah dijanjikan oleh Allah)!
إِنَّ ٱلۡمُتَّقِينَ فِي ظِلَٰلٖ وَعُيُونٖ ٤١
Innal-muttaqīna fī zilālin wa'uyūn
Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada di tempat teduh (yang dipenuhi pelbagai nikmat), dan yang berdekatan dengan matair-matair (yang mengalir), -
وَفَوَٰكِهَ مِمَّا يَشۡتَهُونَ ٤٢
Wafawākiha mimmā yasytahūn
Serta menikmati buah-buahan dari segala jenis yang mereka ingini.
كُلُواْ وَٱشۡرَبُواْ هَنِيٓـَٔۢا بِمَا كُنتُمۡ تَعۡمَلُونَ ٤٣
Kulū wasyrabū hanī'ā bimā kuntum ta'malūn
(Pada ketika itu dikatakan kepada mereka): “Makanlah dan minumlah kamu dengan lazatnya, disebabkan apa yang kamu telah kerjakan.”
إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجۡزِي ٱلۡمُحۡسِنِينَ ٤٤
Innā kadzālika najzil-muhsinīn
Sesungguhnya, demikianlah Kami membalas orang-orang yang berusaha mengerjakan amal-amal yang baik.
وَيۡلٞ يَوۡمَئِذٖ لِّلۡمُكَذِّبِينَ ٤٥
Waylun yawma'idzil lil-mukaddzibīn
Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (nikmat-nikmat Syurga)!
كُلُواْ وَتَمَتَّعُواْ قَلِيلًا إِنَّكُم مُّجۡرِمُونَ ٤٦
Kulū watamatta'ū qalīlan innakum mujrimūn
Makanlah dan bersenang-senanglah kamu (wahai orang-orang yang ingkar derhaka) sementara waktu hidup, (kemudian kamu akan menghadapi bahaya), kerana sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang berdosa.
وَيۡلٞ يَوۡمَئِذٖ لِّلۡمُكَذِّبِينَ ٤٧
Waylun yawma'idzil lil-mukaddzibīn
Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (amaran Allah), -
وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ ٱرۡكَعُواْ لَا يَرۡكَعُونَ ٤٨
Wa idzā qīla lahumurka'ū lā yarka'ūn
Dan apabila dikatakan kepada mereka (yang ingkar): “Taatlah dan kerjakanlah sembahyang”, mereka enggan mengerjakannya.
وَيۡلٞ يَوۡمَئِذٖ لِّلۡمُكَذِّبِينَ ٤٩
Waylun yawma'idzil lil-mukaddzibīn
Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (perintah-perintah Allah dan laranganNya)!
فَبِأَيِّ حَدِيثِۭ بَعۡدَهُۥ يُؤۡمِنُونَ ٥٠
Fabi'ayyi hadītsi ba'dahū yu'minūn
(Kalau mereka tidak juga mahu beriman kepada keterangan-keterangan yang tersebut) maka kepada perkataan yang mana lagi, sesudah itu, mereka mahu beriman?
Tulisan Rumi ialah bantuan bacaan yang ditulis oleh Qabas daripada teks Arab. Pelajari huruf Arab dan tajwid untuk sebutan yang tepat.
Surah Al-Mursalat mengandungi 50 ayat. Ia ialah surah ke-77 dalam Al-Quran.
Surah Al-Mursalat ialah surah Makkiyyah.
Surah Al-Mursalat terdapat dalam juzuk 29.
Boleh. Tekan butang main di bahagian atas halaman ini, atau mulakan dari mana-mana ayat. Aplikasi Qabas juga membolehkan anda memuat turunnya untuk didengar secara luar talian.