وَلَوۡ شَآءَ ٱللَّهُ لَجَعَلَهُمۡ أُمَّةٗ وَٰحِدَةٗ وَلَٰكِن يُدۡخِلُ مَن يَشَآءُ فِي رَحۡمَتِهِۦۚ وَٱلظَّٰلِمُونَ مَا لَهُم مِّن وَلِيّٖ وَلَا نَصِيرٍ ٨
Walaw syā'allāhu laja'alahum ummatan wāhidatan walākin yudkhilu man yasyā'u fī rahmatihī waz-zālimūna mā lahum min waliyyin walā nasīr
Dan sekiranya Allah menghendaki, niscaya Dia jadikan mereka satu umat, tetapi Dia memasukkan orang-orang yang Dia kehendaki ke dalam rahmat-Nya. Dan orang-orang yang zalim tidak ada bagi mereka pelindung dan penolong.
Tafsir
Seandainya Allah menghendaki untuk menjadikan mereka satu umat dengan memeluk agama Islam, niscaya Allah menjadikan mereka satu umat dalam Islam dan memasukkan mereka semua ke dalam surga. Akan tetapi, hikmah Allah menggariskan bahwa Dia memasukkan yang dikehendaki-Nya ke dalam Islam dan memasukkannya ke dalam surga. Adapun orang-orang yang zalim terhadap diri mereka sendiri dengan melakukan kekufuran dan kemaksiatan maka tidaklah memiliki pelindung yang mampu melindungi mereka dan tidak pula memiliki penolong yang mampu menolong mereka dari azab Allah.