قُلۡ نَزَّلَهُۥ رُوحُ ٱلۡقُدُسِ مِن رَّبِّكَ بِٱلۡحَقِّ لِيُثَبِّتَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَهُدٗى وَبُشۡرَىٰ لِلۡمُسۡلِمِينَ ١٠٢
Qul nazzalahū rūhul-qudusi mir rabbika bil-haqqi liyutsabbital-ladzīna āmanū wahudan wabusyrā lil-muslimīn
Katakanlah, "Rohulkudus (Jibril) menurunkan Alquran itu dari Tuhanmu dengan kebenaran, untuk meneguhkan (hati) orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang yang berserah diri (kepada Allah)."
Tafsir
Katakanlah kepada mereka -wahai Rasul-, “Yang menurunkan Al-Qur`ān ini adalah Jibril -'alaihissalām- dari sisi Allah -Subḥānahu- dengan kebenaran yang tidak disertai kesalahan, pergantian, maupun penyelewengan padanya. Tujuannya adalah untuk meneguhkan keimanan orang-orang yang beriman kepada Allah setiap ada bagian dari Al-Qur`ān turun dan sebagian darinya dinasakh. Juga agar hal itu menjadi hidayah bagi mereka kepada kebenaran dan kabar gembira bagi kaum muslimin karena apa yang mereka dapatkan darinya, yaitu pahala yang mulia.”