فَمَن تَابَ مِنۢ بَعۡدِ ظُلۡمِهِۦ وَأَصۡلَحَ فَإِنَّ ٱللَّهَ يَتُوبُ عَلَيۡهِۚ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٞ رَّحِيمٌ ٣٩
Faman tāba mim ba'di zulmihī wa aslaha fa innallāha yatūbu 'alayhi innallāha ghafūrur rahīm
Tetapi barang siapa bertobat setelah melakukan kejahatan itu dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Allah menerima tobatnya. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
Tafsir
Barang siapa yang bertobat kepada Allah dari tindakan mencuri dan memperbaiki perbuatannya, sesungguhnya Allah akan menerima tobatnya sebagai anugerah dari-Nya karena Allah Maha Mengampuni dosa-dosa para hamba-Nya yang bertobat, lagi Maha Penyayang kepada mereka. Akan tetapi, hukuman hudud tidak gugur dari mereka dengan pertobatan tersebut bilamana urusannya telah sampai ke tangan pihak yang berwenang.