وَٱتَّقُواْ يَوۡمٗا لَّا تَجۡزِي نَفۡسٌ عَن نَّفۡسٖ شَيۡـٔٗا وَلَا يُقۡبَلُ مِنۡهَا شَفَٰعَةٞ وَلَا يُؤۡخَذُ مِنۡهَا عَدۡلٞ وَلَا هُمۡ يُنصَرُونَ ٤٨
Wattaqū yawmal lā tajzī nafsun 'an nafsin syay'an walā yuqbalu minhā syafā'atun walā yu'khadzu minhā 'adlun walā hum yunsarūn
Dan takutlah kamu pada hari (ketika) tidak seorang pun dapat membela orang lain sedikit pun. Sedangkan syafaat24 dan tebusan apa pun darinya tidak diterima dan mereka tidak akan ditolong.
Catatan kaki
24 Syafaat ialah pertolongan yang diberikan oleh rasul atau orang-orang tertentu untuk meringankan azab atau beban seseorang di akhirat, atas izin Allah.
Tafsir
Buatlah pelindung antara diri kalian dan azab di hari Kiamat dengan melaksanakan perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan-Nya. Pada hari itu seseorang tidak dapat membela orang lain sedikit pun; tidak ada satu pun syafaat (pertolongan) yang diterima untuk menghindari mudarat maupun mendatangkan manfaat kecuali dengan izin Allah; tidak akan diterima tebusan dari siapa pun, walaupun berupa emas sebesar bumi; dan tidak ada seorang pun yang dapat menolong mereka pada hari itu. Sebab itu, apabila syafaat, tebusan dan pertolongan tidak ada gunanya, ke manakah tempat pelarian?!