وَإِذۡ نَجَّيۡنَٰكُم مِّنۡ ءَالِ فِرۡعَوۡنَ يَسُومُونَكُمۡ سُوٓءَ ٱلۡعَذَابِ يُذَبِّحُونَ أَبۡنَآءَكُمۡ وَيَسۡتَحۡيُونَ نِسَآءَكُمۡۚ وَفِي ذَٰلِكُم بَلَآءٞ مِّن رَّبِّكُمۡ عَظِيمٞ ٤٩
Wa idz najjaynākum min āli fir'awna yasūmūnakum sū'al-'adzābi yudzabbihūna abnā'akum wayastahyūna nisā'akum wafī dzālikum balā'um mir rabbikum 'azīm
Dan (ingatlah) ketika Kami menyelamatkan kamu dari (Fir'aun dan) pengikut-pengikut Fir'aun.25 Mereka menimpakan siksaan yang sangat berat kepadamu. Mereka menyembelih anak-anak laki-lakimu dan membiarkan hidup anak-anak perempuanmu. Dan pada yang demikian itu merupakan cobaan yang besar dari Tuhanmu.
Catatan kaki
25 Fir'aun adalah gelar bagi Raja-raja Mesir pada masa lalu. Menurut sejarah, Fir'aun pada masa Nabi Musa -'alaihissalām- ialah Menephthan (1232-1224 SM) anak Ramses.
Tafsir
Ingatlah, wahai Bani Israil, tatkala Kami menyelamatkan kalian dari para pengikut Firaun yang telah menimpakan beragam siksaan kepada kalian. Mereka menyembelih anak-anak laki-laki kalian supaya kalian punah dan mereka membiarkan para wanita kalian hidup untuk menjadi pelayan mereka. Perbuatan mereka ini sangat merendahkan dan menistakan kalian. Di balik penyelamatan kalian dari kekejaman Firaun dan para pengikutnya terdapat ujian besar dari Tuhan kalian, yaitu agar kalian mau bersyukur kepada-Nya.