وَلِلَّهِ ٱلۡأَسۡمَآءُ ٱلۡحُسۡنَىٰ فَٱدۡعُوهُ بِهَاۖ وَذَرُواْ ٱلَّذِينَ يُلۡحِدُونَ فِيٓ أَسۡمَٰٓئِهِۦۚ سَيُجۡزَوۡنَ مَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ ١٨٠
Walillāhil-asmā'ul-husnā fad'ūhu bihā wadzarul-ladzīna yulhidūna fī asmā'ihī sayujzawna mā kānū ya'malūn
Dan Allah memiliki Asmāul Ḥusnā (nama-nama yang terbaik), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmāul Ḥusnā itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya351 Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.
Catatan kaki
351 Jangan hiraukan orang-orang yang menyembah Allah dengan menyebut nama-nama yang tidak sesuai dengan sifat-sifat keagungan Allah, atau dengan memakai Asmāul Ḥusnā, tetapi dengan maksud menodai nama Allah atau mempergunakan Asmāul Ḥusnā untuk nama-nama selain Allah.
Tafsir
Allah mempunyai al-asmā` al-ḥusnā (nama-nama yang terbaik) yang menunjukkan keagungan dan kesempurnaan-Nya. Oleh karena itu, gunakanlah nama-nama itu untuk bertawasul kepada Allah dalam meminta sesuatu yang kalian inginkan dan pujilah Dia dengan menggunakan nama-nama terbaik tersebut. Tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari jalan yang benar dalam memperlakukan nama-nama itu, yaitu dengan menjadikannya sebagai nama untuk selain Allah, menafikannya dari Allah, menyelewengkan maknanya, atau menyerupakannya dengan selain Allah. Kami akan membalas orang-orang yang menyelewengkan nama-nama itu dari kebenaran dengan azab yang sangat pedih disebabkan apa yang telah mereka perbuat.