فَأۡتِيَاهُ فَقُولَآ إِنَّا رَسُولَا رَبِّكَ فَأَرۡسِلۡ مَعَنَا بَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ وَلَا تُعَذِّبۡهُمۡۖ قَدۡ جِئۡنَٰكَ بِـَٔايَةٖ مِّن رَّبِّكَۖ وَٱلسَّلَٰمُ عَلَىٰ مَنِ ٱتَّبَعَ ٱلۡهُدَىٰٓ ٤٧
Fa tiyāhu faqūlā innā rasūlā rabbika fa arsil ma'anā banī isrā'īla walā tu'addzibhum qad ji'nāka bi'āyatim mir rabbika was-salāmu 'alā manit-taba'al-hudā
Maka pergilah kamu berdua kepadanya (Fir'aun) dan katakanlah, "Sungguh, kami berdua adalah utusan Tuhanmu, maka lepaskanlah Bani Israil bersama kami dan janganlah engkau menyiksa mereka.515 Sungguh, kami datang kepadamu dengan membawa bukti (atas kerasulan kami) dari Tuhanmu. Dan keselamatan itu dilimpahkan kepada orang yang mengikuti petunjuk.
Catatan kaki
515 Bani Israil pada waktu mereka berada di Mesir adalah di bawah perbudakan Fir'aun. Mereka dipekerjakan untuk mendirikan bangunan-bangunan yang besar dan kota-kota dengan kerja paksa. Maka Nabi Musa -'alaihissalām- meminta kepada Fir'aun agar mereka dibebaskan.
Tafsir
Datangilah ia dan katakan kepadanya, 'Wahai Firaun! Sesungguhnya kami berdua adalah utusan Tuhanmu, maka lepaskanlah Bani Israil bersama kami, janganlah engkau menyiksa mereka dengan membunuh anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak-anak perempuan mereka. Sungguh, kami datang kepadamu dengan membawa bukti dari Tuhanmu atas kejujuran kami dan membawa keselamatan dari azab Allah bagi orang yang beriman, lagi mengikuti petunjuk Allah.