وَإِنِّي كُلَّمَا دَعَوۡتُهُمۡ لِتَغۡفِرَ لَهُمۡ جَعَلُوٓاْ أَصَٰبِعَهُمۡ فِيٓ ءَاذَانِهِمۡ وَٱسۡتَغۡشَوۡاْ ثِيَابَهُمۡ وَأَصَرُّواْ وَٱسۡتَكۡبَرُواْ ٱسۡتِكۡبَارٗا ٧
Wa innī kullamā da'awtuhum litaghfira lahum ja'alū asābi'ahum fī ādzānihim wastaghsyaw tsiyābahum wa asarrū wastakbarustikbārā
Dan sesungguhnya aku setiap kali menyeru mereka (untuk beriman) agar Engkau mengampuni mereka, mereka memasukkan anak jarinya ke telinganya dan menutupkan bajunya (ke wajahnya) dan mereka tetap (mengingkari) dan sangat menyombongkan diri.
Tafsir
Sesungguhnya setiap kali aku menyeru mereka kepada apa yang menyebabkan pengampunan dosa-dosa mereka, yaitu berupa ibadah hanya kepada-Mu semata, menaati-Mu, dan menaati Rasul-Mu, mereka malah menutup telinga mereka dengan jari-jemari mereka agar tidak mendengar seruanku dan mereka menutup wajah mereka dengan pakaian mereka agar tidak melihatku. Mereka terus melakukan kesyirikan dan berlaku sombong dengan tidak mau menerima apa yang aku serukan kepada mereka dan tidak mau tunduk padanya.