إِنَّ ٱللَّهَ عِندَهُۥ عِلۡمُ ٱلسَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ ٱلۡغَيۡثَ وَيَعۡلَمُ مَا فِي ٱلۡأَرۡحَامِۖ وَمَا تَدۡرِي نَفۡسٞ مَّاذَا تَكۡسِبُ غَدٗاۖ وَمَا تَدۡرِي نَفۡسُۢ بِأَيِّ أَرۡضٖ تَمُوتُۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرُۢ ٣٤
Innallāha 'indahū 'ilmus-sā'ati wayunazzilul-ghaytsa waya'lamu mā fil-arhāmi wamā tadrī nafsum mādzā taksibu ghadan wamā tadrī nafsu bi ayyi ardin tamūtu innallāha 'alīmun khabīr
Sesungguhnya hanya di sisi Allah ilmu tentang hari Kiamat; dan Dia yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan dikerjakannya besok.653 Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Mengenal.
Catatan kaki
653 Manusia itu tidak dapat mengetahui dengan pasti apa yang akan dikerjakannya besok atau yang akan diperolehnya, namun demikian mereka diwajibkan berusaha.
Tafsir
Sesungguhnya hanya di sisi Allahlah pengetahuan tentang hari Kiamat, Dia mengetahui kapan terjadinya. Dia juga menurunkan hujan kapan saja sesuai kehendak-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di dalam rahim; apakah ia lelaki ataukah perempuan, sengsara atau bahagia? Tidak ada jiwa yang mengetahui apa yang akan diusahakannya besok, apakah kebajikan ataukah kejahatan dan tidak ada jiwa yang mengetahui di bumi mana ia akan mati. Hanya Allahlah yang mengetahui semua itu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui dan Maha Mengenal semua perkara itu, tidak ada sesuatu pun dari perkara itu yang luput dari-Nya.