يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱتَّقُواْ رَبَّكُمۡ وَٱخۡشَوۡاْ يَوۡمٗا لَّا يَجۡزِي وَالِدٌ عَن وَلَدِهِۦ وَلَا مَوۡلُودٌ هُوَ جَازٍ عَن وَالِدِهِۦ شَيۡـًٔاۚ إِنَّ وَعۡدَ ٱللَّهِ حَقّٞۖ فَلَا تَغُرَّنَّكُمُ ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَا وَلَا يَغُرَّنَّكُم بِٱللَّهِ ٱلۡغَرُورُ ٣٣
Yā'ayyuhan-nāsut-taqū rabbakum wakhsyaw yawmal lā yajzī wālidun 'an waladihī walā mawlūdun huwa jāzin 'an wālidihī syay'an inna wa'dallāhi haqqun falā taghurrannakumul-hayawātud-dunyā walā yaghurrannakum billāhil-gharūr
Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutlah pada hari yang (ketika itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya, dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikit pun. Sungguh, janji Allah pasti benar, maka janganlah sekali-kali kamu terpedaya oleh kehidupan dunia, dan jangan sampai kamu terpedaya oleh penipu dalam (menaati) Allah.
Tafsir
Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhan kalian dengan menaati segala perintah-Nya dan meninggalkan segala larangan-Nya dan takutlah terhadap siksa pada hari di saat orang tua tidak bisa menolong anaknya dan seorang anak tidak bisa menolong orang tuanya. Sesungguhnya janji Allah untuk memberikan balasan amalan pada hari Kiamat adalah janji yang pasti, tidak mungkin gagal, sebab itu janganlah kehidupan dunia dengan segala kesenangan dan kelalaiannya ini menipu kalian dan janganlah setan menipu kalian dengan kesabaran Allah dan penundaan azab-Nya terhadap kalian.