Surat An-Nur ayat 51

24:51

إِنَّمَا كَانَ قَوۡلَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ إِذَا دُعُوٓاْ إِلَى ٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ لِيَحۡكُمَ بَيۡنَهُمۡ أَن يَقُولُواْ سَمِعۡنَا وَأَطَعۡنَاۚ وَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡمُفۡلِحُونَ ٥١

Innamā kāna qawlal-mu'minīna idzā du'ū ilallāhi warasūlihī liyahkuma baynahum an yaqūlū sami'nā wa ata'nā wa ulā'ika humul-muflihūn

Hanya ucapan orang-orang mukmin, yang apabila mereka diajak kepada Allah dan Rasul-Nya agar Rasul memutuskan (perkara) di antara mereka,567 mereka berkata, "Kami mendengar, dan kami taat." Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.

Catatan kaki

567 Di antara kaum muslimin, dan antara kaum muslimin dengan yang non muslimin.

Tafsir

Sesungguhnya jawaban orang-orang mukmin bila mereka dipanggil kepada Allah dan Rasul-Nya agar Rasul mengadili di antara mereka ialah ucapan, "Kami mendengar perkataannya dan kami patuh terhadap perintahnya." Orang-orang yang memiliki sifat seperti ini adalah orang-orang yang beruntung di dunia dan di akhirat.