إِلَّا ٱلَّذِينَ تَابُواْ وَأَصۡلَحُواْ وَٱعۡتَصَمُواْ بِٱللَّهِ وَأَخۡلَصُواْ دِينَهُمۡ لِلَّهِ فَأُوْلَٰٓئِكَ مَعَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَۖ وَسَوۡفَ يُؤۡتِ ٱللَّهُ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ أَجۡرًا عَظِيمٗا ١٤٦
Illal-ladzīna tābū wa aslahū wa'tasamū billāhi wa akhlasū dīnahum lillāhi fa ulā'ika ma'al-mu'minīna wasawfa yu'tillāhul-mu'minīna ajran 'azīmā
kecuali orang-orang yang bertobat dan memperbaiki diri236 dan berpegang teguh pada (agama) Allah dan dengan tulus ikhlas (menjalankan) agama mereka karena Allah. Maka mereka itu bersama-sama orang-orang yang beriman dan kelak Allah akan memberikan pahala yang besar kepada orang-orang yang beriman.
Catatan kaki
236 Mengadakan perbaikan berarti bekerja yang baik untuk menghilangkan akibat yang jelek dan kesalahan yang dilakukan.
Tafsir
Kecuali orang-orang yang kembali ke jalan Allah dengan bertobat dari kemunafikan mereka, memperbaiki keyakinan mereka, memegang teguh janji Allah, dan melaksanakan amal perbuatan mereka secara ikhlas kepada Allah tanpa disertai unsur riya. Orang-orang yang memiliki ciri-ciri tersebut akan bergabung bersama orang-orang mukmin di dunia dan akhirat dan Allah akan memberikan pahala yang sangat banyak kepada orang-orang mukmin.