Surat An-Naba' النبإ

Terjemahan: Indonesian Translation - Ministry of Religious Affairs

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

عَمَّ يَتَسَآءَلُونَ ١

'Amma yatasā'alūn

Tentang apakah mereka saling bertanya-tanya?

عَنِ ٱلنَّبَإِ ٱلۡعَظِيمِ ٢

'Anin-naba'il-'azīm

Tentang berita yang besar (hari berbangkit),

ٱلَّذِي هُمۡ فِيهِ مُخۡتَلِفُونَ ٣

Alladzī hum fīhi mukhtalifūn

yang dalam hal itu mereka berselisih.

كَلَّا سَيَعۡلَمُونَ ٤

Kallā saya'lamūn

Tidak!892 Kelak mereka akan mengetahui,

ثُمَّ كَلَّا سَيَعۡلَمُونَ ٥

Tsumma kallā saya'lamūn

sekali lagi tidak! Kelak mereka akan mengetahui.

أَلَمۡ نَجۡعَلِ ٱلۡأَرۡضَ مِهَٰدٗا ٦

Alam naj'alil-arda mihādā

Bukankah Kami telah menjadikan bumi sebagai hamparan,

وَٱلۡجِبَالَ أَوۡتَادٗا ٧

Wal-jibāla awtādā

dan gunung-gunung sebagai pasak?

وَخَلَقۡنَٰكُمۡ أَزۡوَٰجٗا ٨

Wakhalaqnākum azwājā

Dan Kami menciptakan kamu berpasang-pasangan,

وَجَعَلۡنَا نَوۡمَكُمۡ سُبَاتٗا ٩

Waja'alnā nawmakum subātā

dan Kami menjadikan tidurmu untuk istirahat,

وَجَعَلۡنَا ٱلَّيۡلَ لِبَاسٗا ١٠

Waja'alnal-layla libāsā

dan Kami menjadikan malam sebagai pakaian,893

وَجَعَلۡنَا ٱلنَّهَارَ مَعَاشٗا ١١

Waja'alnan-nahāra ma'āsyā

dan Kami menjadikan siang untuk mencari penghidupan,

وَبَنَيۡنَا فَوۡقَكُمۡ سَبۡعٗا شِدَادٗا ١٢

Wabanaynā fawqakum sab'an syidādā

dan Kami membangun di atas kamu tujuh (lapis langit) yang kokoh,

وَجَعَلۡنَا سِرَاجٗا وَهَّاجٗا ١٣

Waja'alnā sirājan wahhājā

dan Kami menjadikan pelita yang terang-benderang (matahari),

وَأَنزَلۡنَا مِنَ ٱلۡمُعۡصِرَٰتِ مَآءٗ ثَجَّاجٗا ١٤

Wa anzalnā minal-mu'sirāti mā'an tsajjājā

dan Kami turunkan dari awan, air hujan yang tercurah dengan lebatnya,

لِّنُخۡرِجَ بِهِۦ حَبّٗا وَنَبَاتٗا ١٥

Llinukhrija bihī habban wanabātā

untuk Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tanam-tanaman,

وَجَنَّٰتٍ أَلۡفَافًا ١٦

Wajannātin alfāfā

dan kebun-kebun yang rindang.

إِنَّ يَوۡمَ ٱلۡفَصۡلِ كَانَ مِيقَٰتٗا ١٧

Inna yawmal-fasli kāna mīqātā

Sungguh, hari keputusan adalah suatu waktu yang telah ditetapkan,

يَوۡمَ يُنفَخُ فِي ٱلصُّورِ فَتَأۡتُونَ أَفۡوَاجٗا ١٨

Yawma yunfakhu fis-sūri fata'tūna afwājā

(yaitu) pada hari (ketika) sangkakala ditiup, lalu kamu datang berbondong-bondong,

وَفُتِحَتِ ٱلسَّمَآءُ فَكَانَتۡ أَبۡوَٰبٗا ١٩

Wafutihatis-samā'u fakānat abwābā

dan langit pun dibukalah, maka terdapatlah beberapa pintu,

وَسُيِّرَتِ ٱلۡجِبَالُ فَكَانَتۡ سَرَابًا ٢٠

Wasuyyiratil-jibālu fakānat sarābā

dan gunung-gunungpun dijalankan sehingga menjadi fatamorgana.

إِنَّ جَهَنَّمَ كَانَتۡ مِرۡصَادٗا ٢١

Inna jahannama kānat mirsādā

Sungguh, (neraka) Jahanam itu (sebagai) tempat mengintai (bagi penjaga yang mengawasi isi neraka),

لِّلطَّٰغِينَ مَـَٔابٗا ٢٢

Llit-tāghīna ma'ābā

menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas.

لَّٰبِثِينَ فِيهَآ أَحۡقَابٗا ٢٣

Llābitsīna fīhā ahqābā

Mereka tinggal di sana dalam masa yang lama,

لَّا يَذُوقُونَ فِيهَا بَرۡدٗا وَلَا شَرَابًا ٢٤

Llā yadzūqūna fīhā bardan walā syarābā

mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman,

إِلَّا حَمِيمٗا وَغَسَّاقٗا ٢٥

Illā hamīman waghassāqā

selain air yang mendidih dan nanah,

جَزَآءٗ وِفَاقًا ٢٦

Jazā'an wifāqā

sebagai pembalasan yang setimpal.

إِنَّهُمۡ كَانُواْ لَا يَرۡجُونَ حِسَابٗا ٢٧

Innahum kānū lā yarjūna hisābā

Sesungguhnya dahulu mereka tidak pernah mengharapkan perhitungan,

وَكَذَّبُواْ بِـَٔايَٰتِنَا كِذَّابٗا ٢٨

Wakaddzabū bi'āyātinā kiddzābā

dan mereka benar-benar mendustakan ayat-ayat Kami.

وَكُلَّ شَيۡءٍ أَحۡصَيۡنَٰهُ كِتَٰبٗا ٢٩

Wakulla syay'in ahsaynāhu kitābā

Dan segala sesuatu telah Kami catat dalam suatu Kitab (buku catatan amalan manusia).

فَذُوقُواْ فَلَن نَّزِيدَكُمۡ إِلَّا عَذَابًا ٣٠

Fadzūqū falan nazīdakum illā 'adzābā

Maka karena itu rasakanlah! Maka tidak ada yang akan Kami tambahkan kepadamu selain azab.

إِنَّ لِلۡمُتَّقِينَ مَفَازًا ٣١

Inna lil-muttaqīna mafāzā

Sungguh, orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan,

حَدَآئِقَ وَأَعۡنَٰبٗا ٣٢

Hadā'iqa wa a'nābā

(yaitu) kebun-kebun dan buah anggur,

وَكَوَاعِبَ أَتۡرَابٗا ٣٣

Wakawā'iba atrābā

dan gadis-gadis belia yang sebaya,

وَكَأۡسٗا دِهَاقٗا ٣٤

Waka'san dihāqā

dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman).

لَّا يَسۡمَعُونَ فِيهَا لَغۡوٗا وَلَا كِذَّٰبٗا ٣٥

Llā yasma'ūna fīhā laghwan walā kiddzābā

Di sana mereka tidak mendengar percakapan yang sia-sia maupun (perkataan) dusta.

جَزَآءٗ مِّن رَّبِّكَ عَطَآءً حِسَابٗا ٣٦

Jazā'am mir rabbika 'atā'an hisābā

Sebagai balasan dan pemberian yang cukup banyak dari Tuhanmu,

رَّبِّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَمَا بَيۡنَهُمَا ٱلرَّحۡمَٰنِۖ لَا يَمۡلِكُونَ مِنۡهُ خِطَابٗا ٣٧

Rrabbis-samāwāti wal-ardi wamā baynahumar-rahmāni lā yamlikūna minhu khitābā

Tuhan (yang memelihara) langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya; Yang Maha Pengasih, mereka tidak mampu berbicara dengan Dia.

يَوۡمَ يَقُومُ ٱلرُّوحُ وَٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ صَفّٗاۖ لَّا يَتَكَلَّمُونَ إِلَّا مَنۡ أَذِنَ لَهُ ٱلرَّحۡمَٰنُ وَقَالَ صَوَابٗا ٣٨

Yawma yaqūmur-rūhu wal-malā'ikatu saffal lā yatakallamūna illā man adzina lahur-rahmānu waqāla sawābā

Pada hari, ketika rūḥ894 dan para malaikat berdiri bersaf-saf, mereka tidak berkata-kata, kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pengasih dan dia hanya mengatakan yang benar.

ذَٰلِكَ ٱلۡيَوۡمُ ٱلۡحَقُّۖ فَمَن شَآءَ ٱتَّخَذَ إِلَىٰ رَبِّهِۦ مَـَٔابًا ٣٩

Dzālikal-yawmul-haqqu faman syā'at-takhadza ilā rabbihī ma'ābā

Itulah hari yang pasti terjadi. Maka barangsiapa menghendaki, niscaya dia menempuh jalan kembali kepada Tuhannya.

إِنَّآ أَنذَرۡنَٰكُمۡ عَذَابٗا قَرِيبٗا يَوۡمَ يَنظُرُ ٱلۡمَرۡءُ مَا قَدَّمَتۡ يَدَاهُ وَيَقُولُ ٱلۡكَافِرُ يَٰلَيۡتَنِي كُنتُ تُرَٰبَۢا ٤٠

Innā andzarnākum 'adzāban qarīban yawma yanzurul-mar'u mā qaddamat yadāhu wayaqūlul-kāfiru yālaytanī kuntu turābā

Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (orang kafir) azab yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata, "Alangkah baiknya seandainya dahulu aku jadi tanah."

Nomor catatan kaki mengarah ke halaman ayat, tempat catatan penerjemah ditampilkan.

Tulisan Latin adalah alat bantu membaca yang ditulis oleh Qabas dari teks Arab. Pelajari huruf hijaiyah dan tajwid untuk pelafalan yang tepat.

Pertanyaan

Berapa jumlah ayat Surat An-Naba'?

Surat An-Naba' terdiri dari 40 ayat. Surat ini adalah surat ke-78 dalam Al-Quran.

Apakah Surat An-Naba' termasuk Makkiyah atau Madaniyah?

Surat An-Naba' termasuk surat Makkiyah.

Surat An-Naba' ada di juz berapa?

Surat An-Naba' terdapat di juz 30.

Bisakah saya mendengarkan Surat An-Naba'?

Bisa. Tekan tombol putar di bagian atas halaman ini, atau mulai dari ayat mana pun. Aplikasi Qabas juga memungkinkan Anda mengunduhnya untuk didengarkan offline.