وَأَنَّهُۥ تَعَٰلَىٰ جَدُّ رَبِّنَا مَا ٱتَّخَذَ صَٰحِبَةٗ وَلَا وَلَدٗا ٣
Wa annahū ta'ālā jaddu rabbinā mat-takhadza sāhibatan walā waladā
dan sesungguhnya Mahatinggi keagungan Tuhan kami, Dia tidak beristri dan tidak beranak."
Tafsir
Kami beriman bahwa Dia Yang Mahatinggi keagungan dan kekuasaan-Nya tidak mempunyai istri maupun anak sebagaimana yang dikatakan oleh orang-orang musyrik.