Surat Al-Furqan ayat 22

25:22

يَوۡمَ يَرَوۡنَ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةَ لَا بُشۡرَىٰ يَوۡمَئِذٖ لِّلۡمُجۡرِمِينَ وَيَقُولُونَ حِجۡرٗا مَّحۡجُورٗا ٢٢

Yawma yarawnal-malā'ikata lā busyrā yawma'idzil lil-mujrimīna wayaqūlūna hijram mahjūrā

(Ingatlah) pada hari (ketika) mereka melihat para malaikat, pada hari itu tidak ada kabar gembira bagi orang-orang yang berdosa dan mereka berkata, "ḥijran maḥjūrā."574

Catatan kaki

574 Ini suatu ungkapan yang biasa diucapkan oleh orang Arab ketika menemui musuh yang tidak dapat dielakkan lagi, atau di timpa suatu bencana yang tidak dapat dihindari. Ungkapan ini berarti, “semoga Allah menghindarkan bahaya ini dari saya.”

Tafsir

Pada hari orang-orang kafir itu melihat para malaikat, yaitu pada saat kematian mereka, ketika berada di alam barzakh, tatkala hari kebangkitan, ketika mereka digiring menuju tempat hisab, dan tatkala mereka masuk ke dalam neraka, sungguh di semua keadaan ini tidak ada kabar gembira bagi mereka. Ini berbeda dengan kondisi orang-orang yang beriman. Para malaikat berkata kepada mereka (kaum yang kafir), “Haram lagi diharamkan atas kalian adanya kabar gembira dari Allah.”