وَمَا نُرۡسِلُ ٱلۡمُرۡسَلِينَ إِلَّا مُبَشِّرِينَ وَمُنذِرِينَۖ فَمَنۡ ءَامَنَ وَأَصۡلَحَ فَلَا خَوۡفٌ عَلَيۡهِمۡ وَلَا هُمۡ يَحۡزَنُونَ ٤٨
Wamā nursilul-mursalīna illā mubassyirīna wamundzirīna faman āmana wa aslaha falā khawfun 'alayhim walā hum yahzanūn
Para Rasul yang Kami utus itu adalah untuk memberi kabar gembira dan memberi peringatan. Barang siapa beriman dan mengadakan perbaikan, maka tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.
Tafsir
Tidaklah Kami mengutus rasul-rasul Kami melainkan untuk memberitahu orang-orang yang beriman dan patuh kepada-Ku kabar yang menggembirakan berupa kenikmatan abadi yang tidak akan habis serta putus dan memperingatkan orang-orang yang kafir dan durhaka kepada-Ku akan adanya azab-Ku yang sangat pedih. Barang siapa yang beriman kepada para rasul dan beramal saleh maka tidak ada kekhawatiran atas mereka tentang masa depan mereka di akhirat, dan tidak ada kesedihan serta penyesalan bagi mereka atas kekayaan duniawi yang luput dari mereka.