وَمَا مِن دَآبَّةٖ فِي ٱلۡأَرۡضِ وَلَا طَٰٓئِرٖ يَطِيرُ بِجَنَاحَيۡهِ إِلَّآ أُمَمٌ أَمۡثَالُكُمۚ مَّا فَرَّطۡنَا فِي ٱلۡكِتَٰبِ مِن شَيۡءٖۚ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّهِمۡ يُحۡشَرُونَ ٣٨
Wamā min dābbatin fil-ardi walā tā'irin yatīru bijanāhayhi illā umamun amtsālukum mā farratnā fil-kitābi min syay'in tsumma ilā rabbihim yuhsyarūn
Dan tidak ada seekor binatang pun yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan semuanya merupakan umat-umat (juga) seperti kamu. Tidak ada sesuatu pun yang Kami luputkan di dalam Kitab,309 kemudian kepada Tuhan mereka dikumpulkan.
Catatan kaki
309 Sebagian mufasir menafsirkan Kitab itu dengan Lauh Mahfuz yang berarti bahwa nasib semua mahluk itu sudah dituliskan (ditetapkan) dalam Lauh Mahfuz. Dan ada pula yang menafsirkannya dengan Al-Qur`an, dengan arti dalam Al-Qur`anitu telah ada pokok-pokok agama, norma-norma, hukum-hukum, hikmah-hikmah dan tuntunan untuk kebahagiaan manusia di dunia dan akhirat.
Tafsir
Setiap binatang yang bergerak di muka bumi dan burung yang terbang di langit adalah bangsa seperti kalian -wahai Anak Adam- yang diciptakan oleh Allah dan membutuhkan rezeki. Tidak ada sesuatu pun yang Kami abaikan di Loh Mahfuz karena semuanya telah Kami tetapkan dan semuanya diketahui oleh Allah. Kemudian mereka semua akan dikumpulkan di hadapan Tuhan mereka di hari Kiamat untuk menerima keputusan dari-Nya. Lalu masing-masing akan menerima balasan yang setimpal dengan amal perbuatannya.