Surat Sad ayat 43

38:43

وَوَهَبۡنَا لَهُۥٓ أَهۡلَهُۥ وَمِثۡلَهُم مَّعَهُمۡ رَحۡمَةٗ مِّنَّا وَذِكۡرَىٰ لِأُوْلِي ٱلۡأَلۡبَٰبِ ٤٣

Wawahabnā lahū ahlahū wamitslahum ma'ahum rahmatam minnā wadzikrā li ulil-albāb

Dan Kami anugerahi dia (dengan mengumpulkan kembali) keluarganya dan Kami lipat gandakan jumlah mereka, sebagai rahmat dari Kami dan pelajaran bagi orang-orang yang berpikiran sehat.754

Catatan kaki

754 Nabi Ayyub -'alaihissalām- menderita penyakit kulit beberapa waktu lamanya dan dia memohon pertolongan kepada Allah -Subḥānahu wata'ālā-. Kemudian Allah memperkenankan doanya dan memerintahkan agar dia menghentakkan kakinya ke bumi. Nabi Ayyub -'alaihissalām- menaati perintah itu maka keluarlah air dari bekas kakinya atas petunjuk Allah, Ayyub pun mandi dan minum dari air itu, sehingga sembuhlah dia dari penyakitnya dan dia dapat berkumpul kembali dengan keluarganya. Maka mereka kemudian berkembang biak sampai jumlah mereka dua kali lipat dari jumlah sebelumnya. Pada suatu ketika, Nabi Ayyub -'alaihissalām- teringat akan sumpahnya, bahwa dia akan memukul istrinya apabila sakitnya sembuh disebabkan istrinya pernah lalai mengurusinya sewaktu dia masih sakit. Tetapi timbul dalam hatinya rasa iba dan sayang kepada istrinya sehingga dia tidak dapat memenuhi sumpahnya. Maka turunlah petunjuk Allah seperti yang tercantum dalam ayat 44 surah ini, agar dia dapat melaksanakan sumpahnya dengan tidak menyakiti istrinya, yaitu memukulnya dengan seikat rumput.

Tafsir

Kami mengabulkan doanya, mengangkat penyakit yang menimpanya, mengembalikan keluarganya, dan menambah anak-anak dan cucu-cucunya seperti yang hilang darinya sebagai rahmat dari Kami kepadanya dan balasan atas kesabarannya, dengan tujuan agar para pemilik akal yang lurus mengambil pelajaran bahwa akhir dari kesabaran adalah kemudahan dan pahala.