وَحِيلَ بَيۡنَهُمۡ وَبَيۡنَ مَا يَشۡتَهُونَ كَمَا فُعِلَ بِأَشۡيَاعِهِم مِّن قَبۡلُۚ إِنَّهُمۡ كَانُواْ فِي شَكّٖ مُّرِيبِۭ ٥٤
Wahīla baynahum wabayna mā yasytahūna kamā fu'ila bi asyyā'ihim min qablu innahum kānū fī syakkim murīb
Dan diberi penghalang antara mereka dengan apa yang mereka inginkan706 sebagaimana yang dilakukan terhadap orang-orang yang sepaham dengan mereka yang terdahulu. Sesungguhnya mereka dahulu (di dunia) dalam keraguan yang mendalam.
Catatan kaki
706 Yang mereka inginkan itu ialah beriman kepada Allah atau kembali ke dunia untuk bertobat.
Tafsir
Orang-orang yang mendustakan itu dihalangi untuk mendapatkan apa yang mereka idam-idamkan berupa kesenangan hidup, mereka dihalangi dari tobat dari kekufuran dan keselamatan dari api neraka, dan dihalangi dari kembali ke kehidupan dunia, sebagaimana dilakukan terhadap orang-orang yang seperti mereka dari kalangan umat-umat sebelum mereka yang mendustakan para rasul. Sesungguhnya mereka berada dalam keraguan terhadap apa yang dibawa oleh para rasul berupa mengesakan Allah dan beriman kepada kebangkitan, yaitu keraguan yang mendorong kepada kekufuran.