فَأَجَآءَهَا ٱلۡمَخَاضُ إِلَىٰ جِذۡعِ ٱلنَّخۡلَةِ قَالَتۡ يَٰلَيۡتَنِي مِتُّ قَبۡلَ هَٰذَا وَكُنتُ نَسۡيٗا مَّنسِيّٗا ٢٣
Fa ajā'ahal-makhādu ilā jidz'in-nakhlati qālat yālaytanī mittu qabla hādzā wakuntu nasyam mansiyyā
Kemudian rasa sakit akan melahirkan memaksanya (bersandar) pada pangkal pohon kurma, dia (Maryam) berkata, "Wahai, alangkah (baiknya) aku mati sebelum ini, dan aku menjadi seorang yang tidak diperhatikan dan dilupakan."
Tafsir
Setelah itu, ia pun ditimpa rasa sakit melahirkan, sehingga memaksanya untuk bersandar pada pohon kurma. Maryam berkata, "Duhai, alangkah baiknya bila aku mati sebelum hari ini dan aku menjadi sesuatu yang dilupakan, agar aku tidak disangka berbuat buruk."