وَمَن كَفَرَ فَلَا يَحۡزُنكَ كُفۡرُهُۥٓۚ إِلَيۡنَا مَرۡجِعُهُمۡ فَنُنَبِّئُهُم بِمَا عَمِلُوٓاْۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمُۢ بِذَاتِ ٱلصُّدُورِ ٢٣
Waman kafara falā yahzunka kufruhū ilaynā marji'uhum fanunabbi'uhum bimā 'amilū innallāha 'alīmu bidzātis-sudūr
Dan barang siapa kafir maka kekafirannya itu janganlah menyedihkanmu (Muhammad). Hanya kepada Kami tempat kembali mereka, lalu Kami beritakan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati.
Tafsir
Adapun orang yang kafir terhadap Allah maka janganlah kekafirannya itu membuatmu sedih -wahai Rasul-. Hanya kepada Kami tempat kembalinya mereka pada hari Kiamat kelak, lalu Kami akan kabarkan kepada mereka keburukan yang telah mereka lakukan di dunia dan Kami akan memberikan balasan pada mereka atasnya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang ada di dalam hati, tidak ada sesuatu pun di dalamnya yang tersembunyi dari-Nya.