وَسِيقَ ٱلَّذِينَ ٱتَّقَوۡاْ رَبَّهُمۡ إِلَى ٱلۡجَنَّةِ زُمَرًاۖ حَتَّىٰٓ إِذَا جَآءُوهَا وَفُتِحَتۡ أَبۡوَٰبُهَا وَقَالَ لَهُمۡ خَزَنَتُهَا سَلَٰمٌ عَلَيۡكُمۡ طِبۡتُمۡ فَٱدۡخُلُوهَا خَٰلِدِينَ ٧٣
Wasīqal-ladzīnat-taqaw rabbahum ilal-jannati zumaran hattā idzā jā'ūhā wafutihat abwābuhā waqāla lahum khazanatuhā salāmun 'alaykum tibtum fadkhulūhā khālidīn
Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya diantar ke dalam surga secara berombongan. Sehingga apabila mereka sampai kepadanya (surga) dan pintu-pintunya telah dibukakan, penjaga-penjaganya berkata kepada mereka, "Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu, berbahagialah kamu! Maka masuklah, kamu kekal di dalamnya."
Tafsir
Para malaikat menuntun dengan lemah lembut orang-orang yang bertakwa kepada Tuhan mereka dengan melaksanakan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya ke surga dengan berkelompok-kelompok dalam keadaan dimuliakan, hingga saat mereka datang di depan pintu-pintunya, ia dibuka bagi mereka dan para malaikat yang menjaganya menyambut mereka dengan mengatakan, “Selamat atas kalian dari segala bencana dan segala perkara yang tidak kalian harapkan, hati dan amal kalian baik, silakan kalian masuk surga untuk tinggal di dalamnya selama-lamanya.”