Surat Asy-Syu'ara' ayat 227

26:227

إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَذَكَرُواْ ٱللَّهَ كَثِيرٗا وَٱنتَصَرُواْ مِنۢ بَعۡدِ مَا ظُلِمُواْۗ وَسَيَعۡلَمُ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوٓاْ أَيَّ مُنقَلَبٖ يَنقَلِبُونَ ٢٢٧

Illal-ladzīna āmanū wa'amilus-sālihāti wadzakarullāha katsīran wantasarū mim ba'di mā zulimū wasaya'lamul-ladzīna zalamū ayya munqalabin yanqalibūn

kecuali orang-orang (penyair-penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapat kemenangan setelah terzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang-orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.

Tafsir

Kecuali penyair-penyair yang beriman, beramal saleh, banyak menyebut Allah, dan mendapat kemenangan atas musuh-musuh Allah sesudah mereka menderita kezaliman, semisal Hassān bin Ṡabit -raḍiyallāhu 'anhu-. Adapun orang-orang zalim yang melakukan kesyirikan kepada Allah dan kezaliman terhadap hamba-hamba-Nya itu maka kelak akan mengetahui ke tempat mana mereka akan kembali, mereka pasti akan kembali ke tempat yang agung (padang mahsyar) dan hisab yang sangat detail.