وَمِنۡ ءَايَٰتِهِۦ يُرِيكُمُ ٱلۡبَرۡقَ خَوۡفٗا وَطَمَعٗا وَيُنَزِّلُ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءٗ فَيُحۡيِۦ بِهِ ٱلۡأَرۡضَ بَعۡدَ مَوۡتِهَآۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٖ لِّقَوۡمٖ يَعۡقِلُونَ ٢٤
Wamin āyātihī yurīkumul-barqa khawfan watama'an wayunazzilu minas-samā'i mā'an fayuhyī bihil-arda ba'da mawtihā inna fī dzālika la'āyātil liqawmin ya'qilūn
Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya, Dia memperlihatkan kilat kepadamu untuk (menimbulkan) ketakutan dan harapan, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu dengan air itu dihidupkannya bumi setelah mati (kering). Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mengerti.
Tafsir
Dan, di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya yang agung yang menunjukkan kekuasaan dan keesaan-Nya adalah Dia menampakkan kepada kalian kilat di langit dan mengumpulkan bagi kalian di dalam kilat itu perasaan takut terhadap halilintar dan harapan akan turunnya hujan. Dia juga menurunkan air hujan bagi kalian dari langit dan Dia hidupkan bumi setelah kering dengan tumbuhnya tumbuh-tumbuhan di bumi. Sesungguhnya di dalam hal itu terdapat bukti-bukti dan tanda-tanda yang jelas bagi kaum yang berakal, sehingga mereka menjadikannya sebagai dalil atas keberadaan kebangkitan setelah kematian untuk perhitungan dan pembalasan amalan.