وَفِي ٱلۡأَرۡضِ قِطَعٞ مُّتَجَٰوِرَٰتٞ وَجَنَّٰتٞ مِّنۡ أَعۡنَٰبٖ وَزَرۡعٞ وَنَخِيلٞ صِنۡوَانٞ وَغَيۡرُ صِنۡوَانٖ يُسۡقَىٰ بِمَآءٖ وَٰحِدٖ وَنُفَضِّلُ بَعۡضَهَا عَلَىٰ بَعۡضٖ فِي ٱلۡأُكُلِۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٖ لِّقَوۡمٖ يَعۡقِلُونَ ٤
Wafil-ardi qita'um mutajāwirātun wajannātum min a'nābin wazar'un wanakhīlun sinwānun waghayru sinwānin yusqā bimā'in wāhidin wanufaddilu ba'dahā 'alā ba'din fil-ukuli inna fī dzālika la'āyātil liqawmin ya'qilūn
Dan di bumi terdapat bagian-bagian yang berdampingan, kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman, pohon kurma yang bercabang, dan yang tidak bercabang; disirami dengan air yang sama, tetapi Kami lebihkan tanaman yang satu dari yang lainnya dalam hal rasanya. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang berakal.
Tafsir
Di bumi ada bagian-bagian yang bersebelahan, di sana ada kebun-kebun anggur, ada kebun-kebun tanaman pokok, beberapa pohon kurma yang tersatukan oleh akar yang satu dan pohon-pohon kurma yang menyendiri dengan akarnya. Kebun-kebun dan tanaman-tanaman pokok tersebut disiram dengan air yang sama namun Kami membedakan sebagian dari sebagian lainnya dalam rasa dan faidah-faidah lainnya padahal mereka semuanya bersebelahan dan disiram dengan air yang sama. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat bukti-bukti dan tanda-tanda bagi kaum yang berakal, karena mereka adalah orang-orang yang mengambil faidah darinya.