وَرُسُلٗا قَدۡ قَصَصۡنَٰهُمۡ عَلَيۡكَ مِن قَبۡلُ وَرُسُلٗا لَّمۡ نَقۡصُصۡهُمۡ عَلَيۡكَۚ وَكَلَّمَ ٱللَّهُ مُوسَىٰ تَكۡلِيمٗا ١٦٤
Warusulan qad qasasnāhum 'alayka min qablu warusulal lam naqsushum 'alayka wakallamallāhu mūsā taklīmā
Dan ada beberapa Rasul yang telah Kami kisahkan mereka kepadamu sebelumnya dan ada beberapa Rasul (lain) yang tidak Kami kisahkan mereka kepadamu. Dan kepada Musa, Allah berfirman langsung.246
Catatan kaki
246 Allah berfirman langsung dengan Nabi Musa -'alaihissalām-, merupakan keistimewaan Nabi Musa-'alaihissalām-. Dan karenanya Nabi Musa -'alaihissalām- disebut Kalīmullāh, sedang Rasul-rasul yang lain mendapat wahyu dari Allah dengan perantaraan Jibril. Dalam pada itu Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pernah berbicara secara langsung dengan Allah pada malam hari waktu mi'raj.
Tafsir
Kami telah mengutus rasul-rasul yang Kami ceritakan kepadamu di dalam Al-Qur`ān dan Kami juga mengutus rasul-rasul yang tidak Kami ceritakan kepadamu di dalam Al-Qur`ān. Kami tidak menceritakan sepak terjang mereka untuk hikmah tertentu. Allah -Subḥānahu wa Ta'ālā- telah berbicara kepada Musa -tanpa perantara- secara hakiki dan sesuai dengan keagungan-Nya untuk memuliakan Nabi Musa.