أُوْلَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ طَبَعَ ٱللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمۡ وَسَمۡعِهِمۡ وَأَبۡصَٰرِهِمۡۖ وَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡغَٰفِلُونَ ١٠٨
Ulā'ikal-ladzīna taba'allāhu 'alā qulūbihim wasam'ihim wa absārihim wa ulā'ika humul-ghāfilūn
Mereka itulah orang yang hati, pendengaran dan penglihatannya telah dikunci oleh Allah. Mereka itulah orang yang lalai.
Tafsir
Orang-orang yang murtad sesudah beriman itu adalah orang-orang yang Allah tutup hati mereka rapat-rapat sehingga mereka tidak memahami berbagai nasihat, Dia menyumbat pendengaran mereka sehingga tidak mendengar apa yang bermanfaat bagi mereka, dan Dia menutup penglihatan mereka sehingga mereka tidak melihat berbagai petunjuk yang menuntun kepada iman. Mereka adalah orang-orang yang tidak peduli dengan sebab-sebab kebahagiaan dan kesengsaraan dan tidak peduli dengan apa yang Allah ancamkan bagi mereka, yaitu azab.