وَلَا تَدۡعُ مَعَ ٱللَّهِ إِلَٰهًا ءَاخَرَۘ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَۚ كُلُّ شَيۡءٍ هَالِكٌ إِلَّا وَجۡهَهُۥۚ لَهُ ٱلۡحُكۡمُ وَإِلَيۡهِ تُرۡجَعُونَ ٨٨
Walā tad'u ma'allāhi ilāhan ākhara lā ilāha illā huwa kullu syay'in hālikun illā wajhahū lahul-hukmu wa ilayhi turja'ūn
Dan Jangan (pula) engkau sembah tuhan yang lain selain Allah. Tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Segala sesuatu pasti binasa, kecuali Allah. Segala keputusan menjadi wewenang-Nya, dan hanya kepada-Nya kamu dikembalikan.
Tafsir
Janganlah pula engkau menyembah tuhan lain di samping menyembah Allah, tidak ada yang berhak disembah selain-Nya. Segala sesuatu akan binasa kecuali wajah-Nya Yang Mahasuci. Hanya milik-Nyalah segala hukum, dengannya Dia menghukumi sekehendak-Nya dan hanya kepada-Nya kalian akan dikembalikan pada hari Kiamat untuk mendapatkan perhitungan dan pembalasan amalan.