وَنَزَعۡنَا مِن كُلِّ أُمَّةٖ شَهِيدٗا فَقُلۡنَا هَاتُواْ بُرۡهَٰنَكُمۡ فَعَلِمُوٓاْ أَنَّ ٱلۡحَقَّ لِلَّهِ وَضَلَّ عَنۡهُم مَّا كَانُواْ يَفۡتَرُونَ ٧٥
Wanaza'nā min kulli ummatin syahīdan faqulnā hātū burhānakum fa'alimū annal-haqqa lillāhi wadalla 'anhum mā kānū yaftarūn
Dan Kami datangkan dari setiap umat seorang saksi,614 lalu Kami katakan, "Kemukakanlah bukti kebenaranmu," maka tahulah mereka bahwa yang hak (kebenaran) itu milik Allah dan lenyaplah dari mereka apa yang dahulu mereka ada-adakan.
Catatan kaki
614 Saksi di sini ialah rasul yang telah di utus kepada mereka pada waktu di dunia.
Tafsir
Lalu Kami hadirkan untuk setiap umat itu nabi mereka yang menjadi saksi atas mereka tentang kekufuran dan pendustaan yang telah mereka lakukan, lalu Kami katakan kepada para pendusta dari umat-umat itu, “Berikan hujah-hujah dan dalil-dalil kalian atas kekufuran dan pendustaan yang kalian lakukan.” Lantas terputuslah hujah-hujah mereka dan mereka meyakini bahwa kebenaran yang tidak ada keraguan padanya hanya milik Allah dan lenyaplah dari mereka sekutu-sekutu bagi Allah -Subḥānahu- yang dahulu mereka ada-adakan.