Surat Al-Munafiqun ayat 4

63:4

۞ وَإِذَا رَأَيۡتَهُمۡ تُعۡجِبُكَ أَجۡسَامُهُمۡۖ وَإِن يَقُولُواْ تَسۡمَعۡ لِقَوۡلِهِمۡۖ كَأَنَّهُمۡ خُشُبٞ مُّسَنَّدَةٞۖ يَحۡسَبُونَ كُلَّ صَيۡحَةٍ عَلَيۡهِمۡۚ هُمُ ٱلۡعَدُوُّ فَٱحۡذَرۡهُمۡۚ قَٰتَلَهُمُ ٱللَّهُۖ أَنَّىٰ يُؤۡفَكُونَ ٤

Wa idzā ra'aytahum tu'jibuka ajsāmuhum wa in yaqūlū tasma' liqawlihim ka annahum khusyubum musannadatun yahsabūna kulla sayhatin 'alayhim humul-'aduwwu fahdzarhum qātalahumullāhu annā yu'fakūn

Dan apabila engkau melihat mereka, tubuh mereka mengagumkanmu. Dan jika mereka berkata, engkau mendengarkan tutur katanya. Mereka seakan-akan kayu yang tersandar.843 Mereka mengira bahwa setiap teriakan ditujukan kepada mereka. Mereka itulah musuh (yang sebenarnya), maka waspadalah terhadap mereka; semoga Allah membinasakan mereka. Bagaimanakah mereka dapat dipalingkan (dari kebenaran)?

Catatan kaki

843 Mereka diumpamakan seperti kayu yang tersandar, maksudnya ialah untuk menyatakan sifat mereka yang jelek meskipun tubuh mereka bagus-bagus dan mereka pandai berbicara tetapi sebenarnya otak mereka adalah kosong tidak dapat memahami kebenaran.

Tafsir

Jika engkau melihat mereka -wahai orang yang melihat- niscaya kondisi dan bentuk tubuh mereka menjadikan kamu kagum dikarenakan kondisi mereka enak dipandang dan sejahtera. Jika mereka berbicara, niscaya kamu mendengarkan pembicaraan mereka karena mengandung keindahan bahasa. Seakan-akan mereka di dalam majelismu -wahai Rasul- seperti kayu yang tersandar, tidak mengerti apa-apa dan tidak paham. Mereka mengira setiap suara ditujukan kepada mereka dikarenakan rasa takut yang ada pada diri mereka. Mereka itulah musuh yang sesungguhnya maka berhati-hatilah terhadap mereka -wahai Rasul- yang akan menyebarkan rahasiamu dan merencanakan tipu daya terhadapmu, semoga Allah melaknat mereka. Bagaimana mereka terpalingkan dari iman padahal dalil-dalilnya jelas dan bukti-buktinya sangat terang?!