أُوْلَٰٓئِكَ لَهُمۡ جَنَّٰتُ عَدۡنٖ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهِمُ ٱلۡأَنۡهَٰرُ يُحَلَّوۡنَ فِيهَا مِنۡ أَسَاوِرَ مِن ذَهَبٖ وَيَلۡبَسُونَ ثِيَابًا خُضۡرٗا مِّن سُندُسٖ وَإِسۡتَبۡرَقٖ مُّتَّكِـِٔينَ فِيهَا عَلَى ٱلۡأَرَآئِكِۚ نِعۡمَ ٱلثَّوَابُ وَحَسُنَتۡ مُرۡتَفَقٗا ٣١
Ulā'ika lahum jannātu 'adnin tajrī min tahtihimul-anhāru yuhallawna fīhā min asāwira min dzahabin wayalbasūna tsiyāban khudram min sundusin wa istabraqim muttaki'īna fīhā 'alal-arā'iki ni'mats-tsawābu wahasunat murtafaqā
Mereka itulah yang memperoleh surga Aden, yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; (dalam surga itu) mereka diberi hiasan gelang emas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, sedang mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah. (Itulah) sebaik-baik pahala, dan tempat istirahat yang indah;
Tafsir
Mereka yang disifati sebagai orang yang beriman dan beramal saleh tersebut akan mendapatkan surga-surga, mereka akan tinggal di dalamnya selama-lamanya. Di bawah tempat tinggal mereka akan mengalir sungai-sungai surga yang segar, mereka akan memakai perhiasan berupa gelang emas, dan memakai pakaian serba hijau yang terbuat dari sutra yang halus dan yang kasar. Mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang dihiasi dengan tirai-tirai yang indah. Sungguh ganjaran pahala yang paling baik adalah pahala mereka, dan betapa indah surga yang jadi tempat mereka tinggal dan menetap.