وَتَحۡسَبُهُمۡ أَيۡقَاظٗا وَهُمۡ رُقُودٞۚ وَنُقَلِّبُهُمۡ ذَاتَ ٱلۡيَمِينِ وَذَاتَ ٱلشِّمَالِۖ وَكَلۡبُهُم بَٰسِطٞ ذِرَاعَيۡهِ بِٱلۡوَصِيدِۚ لَوِ ٱطَّلَعۡتَ عَلَيۡهِمۡ لَوَلَّيۡتَ مِنۡهُمۡ فِرَارٗا وَلَمُلِئۡتَ مِنۡهُمۡ رُعۡبٗا ١٨
Watahsabuhum ayqāzan wahum ruqūdun wanuqallibuhum dzātal-yamīni wadzātasy-syimāli wakalbuhum bāsitun dzirā'ayhi bil-wasīdi lawit-tala'ta 'alayhim lawallayta minhum firāran walamuli'ta minhum ru'bā
Dan engkau mengira mereka itu tidak tidur, padahal mereka tidur; dan Kami bolak-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri, sedang anjing mereka membentangkan kedua lengannya di depan pintu gua. Dan jika kamu menyaksikan mereka tentu kamu akan berpaling melarikan (diri) dari mereka dan pasti kamu akan dipenuhi rasa takut terhadap mereka.
Tafsir
Engkau juga mengira -wahai orang yang menyaksikan mereka- bahwa mereka itu tidak tidur karena mata mereka terbuka, padahal hakikatnya mereka tertidur. Dalam tidur mereka tersebut, Kami kadang membolak-balikkan tubuh mereka ke kanan, dan kadang ke kiri, agar tanah tidak merusak dan memakan tubuh mereka. Adapun anjing yang menemani mereka maka membentangkan kedua lengannya di depan pintu gua. Sekiranya engkau menyaksikan mereka tentu engkau akan berpaling melarikan diri karena takut, dan jiwamu akan dipenuhi rasa takut terhadap penampakan mereka.