Surat Al-Isra' ayat 60

17:60

وَإِذۡ قُلۡنَا لَكَ إِنَّ رَبَّكَ أَحَاطَ بِٱلنَّاسِۚ وَمَا جَعَلۡنَا ٱلرُّءۡيَا ٱلَّتِيٓ أَرَيۡنَٰكَ إِلَّا فِتۡنَةٗ لِّلنَّاسِ وَٱلشَّجَرَةَ ٱلۡمَلۡعُونَةَ فِي ٱلۡقُرۡءَانِۚ وَنُخَوِّفُهُمۡ فَمَا يَزِيدُهُمۡ إِلَّا طُغۡيَٰنٗا كَبِيرٗا ٦٠

Wa idz qulnā laka inna rabbaka ahāta bin-nāsi wamā ja'alnar-ru'yal-latī araynāka illā fitnatal lin-nāsi wasy-syajaratal-mal'ūnata fil-qur'āni wanukhawwifuhum famā yazīduhum illā tughyānan kabīrā

Dan (ingatlah) ketika Kami wahyukan kepadamu, "Sungguh, (ilmu) Tuhanmu meliputi seluruh manusia." Dan Kami tidak menjadikan mimpi478 yang telah Kami perlihatkan kepadamu, melainkan sebagai ujian bagi manusia dan (begitu pula) pohon yang terkutuk (zaqqūm) dalam Al-Qur`an. Dan Kami menakut-nakuti mereka, tetapi yang demikian itu hanyalah menambah besar kedurhakaan mereka.

Catatan kaki

478 Mimpi adalah terjemah dari kata Ar-Ru`ya dalam ayat ini maksudnya ialah mimpi tentang Perang Badar yang dialami Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- sebelum peristiwa Perang Badar itu terjadi. Banyak pula mufasir menerjemahkan kata Ar-Ru`ya tersebut dengan penglihatan yang maksudnya, penglihatan yang dialami Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pada waktu malam Isra` dan Mi'raj.

Tafsir

Ingatlah -wahai Rasul- ketika Kami wahyukan kepadamu, "Sungguh kekuasaan Tuhanmu meliputi seluruh manusia, mereka senantiasa berada dalam genggaman-Nya, Allah juga akan melindungi dirimu dari kejahatan mereka, maka sampaikanlah segala apa yang diperintahkan padamu untuk disampaikan. Kami tidak menjadikan apa yang Kami perlihatkan padamu secara jelas pada malam Isra kecuali sebagai ujian bagi manusia; apakah mereka akan membenarkannya atau malah mendustakannya? Kami juga tidak menjadikan pohon zakum yang disebutkan dalam Al-Qur`ān bahwa ia tumbuh di dasar neraka Jahim melainkan sebagai ujian bagi mereka." Bila mereka tidak beriman dengan dua tanda kebenaran Rasul ini maka mereka pasti tidak akan beriman dengan tanda-tanda kebenaran lainnya, dan Kami akan terus mengancam mereka dengan mengirimkan tanda-tanda kebenaran Rasul, namun hal itu malah tidak akan menambah mereka kecuali semakin bertambah kafir dan semakin terjerumus ke dalam kesesatan."