إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ بَعۡدَ إِيمَٰنِهِمۡ ثُمَّ ٱزۡدَادُواْ كُفۡرٗا لَّن تُقۡبَلَ تَوۡبَتُهُمۡ وَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلضَّآلُّونَ ٩٠
Innal-ladzīna kafarū ba'da īmānihim tsummazdādū kufral lan tuqbala tawbatuhum wa ulā'ika humud-dāllūn
Sungguh, orang-orang yang kafir setelah beriman, kemudian bertambah kekafirannya, tidak akan diterima tobatnya, dan mereka itulah orang-orang yang sesat.
Tafsir
Sesungguhnya orang-orang yang kafir sesudah beriman dan larut dalam kekafirannya sampai mereka melihat kematian maka tobat mereka tidak akan diterima ketika maut datang menjemput karena kesempatannya sudah habis. Mereka itulah orang-orang yang tersesat dari jalan yang lurus menuju Allah -Ta'ālā-.