وَلَا يَحۡزُنكَ ٱلَّذِينَ يُسَٰرِعُونَ فِي ٱلۡكُفۡرِۚ إِنَّهُمۡ لَن يَضُرُّواْ ٱللَّهَ شَيۡـٔٗاۚ يُرِيدُ ٱللَّهُ أَلَّا يَجۡعَلَ لَهُمۡ حَظّٗا فِي ٱلۡأٓخِرَةِۖ وَلَهُمۡ عَذَابٌ عَظِيمٌ ١٧٦
Walā yahzunkal-ladzīna yusāri'ūna fil-kufri innahum lan yadurrullāha syay'an yurīdullāhu allā yaj'ala lahum hazzan fil-ākhirati walahum 'adzābun 'azīm
Dan janganlah engkau (Muhammad) dirisaukan oleh orang-orang yang dengan mudah kembali menjadi kafir;164 sesungguhnya sedikit pun mereka tidak merugikan Allah. Allah tidak akan memberi bagian (pahala) kepada mereka di akhirat, dan mereka akan mendapat azab yang besar.
Catatan kaki
164 Orang-orang kafir Mekah atau orang-orang munafik yang selalu merongrong agama Islam.
Tafsir
Janganlah kamu -wahai Nabi- dibuat sedih oleh orang-orang yang bersegera menjadi kafir, yaitu orang-orang munafik yang murtad karena mereka tidak akan dapat membahayakan Allah sedikit pun. Mereka hanya membahayakan diri mereka sendiri dengan sikap mereka yang menjauhi keimanan dan ketaatan kepada Allah. Allah ingin menelantarkan dan tidak memberi petunjuk kepada mereka itu sehingga mereka tidak mendapatkan bagian dari kenikmatan akhirat dan mereka akan mendapatkan azab yang besar di dalam neraka.