وَلَا تَحۡسَبَنَّ ٱلَّذِينَ قُتِلُواْ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ أَمۡوَٰتَۢاۚ بَلۡ أَحۡيَآءٌ عِندَ رَبِّهِمۡ يُرۡزَقُونَ ١٦٩
Walā tahsabannal-ladzīna qutilū fī sabīlillāhi amwātā bal ahyā'un 'inda rabbihim yurzaqūn
Dan jangan sekali-kali kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; sebenarnya mereka itu hidup, di sisi Tuhannya mendapat rezeki,162
Catatan kaki
162 Hidup dalam alam lain yang bukan alam kita ini. Mereka mendapatkan berbagai kenikmatan di sisi Allah. Dan hanya Allah sajalah yang mengetahui bagaimana keadaan hidup di alam lain itu.
Tafsir
Janganlah kamu -wahai Nabi- mengira bahwa orang-orang yang terbunuh dalam berjihad di jalan Allah itu mati. Sesungguhnya mereka itu hidup secara khusus di sisi Tuhan mereka di tempat kehormatan-Nya. Mereka diberi rezeki dari beragam kenikmatan yang hanya diketahui oleh Allah.