إِنَّ ٱلَّذِينَ يُبَايِعُونَكَ إِنَّمَا يُبَايِعُونَ ٱللَّهَ يَدُ ٱللَّهِ فَوۡقَ أَيۡدِيهِمۡۚ فَمَن نَّكَثَ فَإِنَّمَا يَنكُثُ عَلَىٰ نَفۡسِهِۦۖ وَمَنۡ أَوۡفَىٰ بِمَا عَٰهَدَ عَلَيۡهُ ٱللَّهَ فَسَيُؤۡتِيهِ أَجۡرًا عَظِيمٗا ١٠
Innal-ladzīna yubāyi'ūnaka innamā yubāyi'ūnallāha yadullāhi fawqa aydīhim faman nakatsa fa innamā yankutsu 'alā nafsihī waman awfā bimā 'āhada 'alayhullāha fasayu'tīhi ajran 'azīmā
Bahwa orang-orang yang berjanji setia kepadamu (Muhammad), sesungguhnya mereka hanya berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan-tangan mereka, maka barangsiapa melanggar janji, maka sesungguhnya dia melanggar atas (janji) sendiri; dan barangsiapa menepati janjinya kepada Allah, maka Dia akan memberinya pahala yang besar.
Tafsir
Sesungguhnya orang-orang yang berbaiat kepadamu -wahai Rasul- dalam Baiat Riḍwān untuk memerangi penduduk Makkah yang musyrik, sesungguhnya mereka berbaiat kepada Allah karena Dialah yang memerintahkan untuk memerangi kaum musyrikin dan Dia yang memberi pahala kepada mereka. Tangan Allah berada di atas tangan mereka saat berbaiat dan Dia mengetahui kondisi mereka, tidak ada sedikit pun yang tersembunyi bagi-Nya dari mereka. Barang siapa melanggar baiatnya dan tidak menepati apa yang telah dijanjikan kepada Allah untuk menolong agama-Nya maka sesungguhnya dampak buruk pelanggarannya terhadap baiatnya dan terhadap perjanjiannya kembali kepada dirinya sendiri, sementara Allah sama sekali tidak mendapat dampak buruknya. Sebaliknya, barang siapa menepati apa yang telah dijanjikan kepada Allah untuk menolong agama-Nya maka Allah akan memberikan kepadanya pahala yang besar, yaitu surga.