Surat Al-Baqarah ayat 54

2:54

وَإِذۡ قَالَ مُوسَىٰ لِقَوۡمِهِۦ يَٰقَوۡمِ إِنَّكُمۡ ظَلَمۡتُمۡ أَنفُسَكُم بِٱتِّخَاذِكُمُ ٱلۡعِجۡلَ فَتُوبُوٓاْ إِلَىٰ بَارِئِكُمۡ فَٱقۡتُلُوٓاْ أَنفُسَكُمۡ ذَٰلِكُمۡ خَيۡرٞ لَّكُمۡ عِندَ بَارِئِكُمۡ فَتَابَ عَلَيۡكُمۡۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلتَّوَّابُ ٱلرَّحِيمُ ٥٤

Wa idz qāla mūsā liqawmihī yāqawmi innakum zalamtum anfusakum bittikhādzikumul-'ijla fatūbū ilā bāri'ikum faqtulū anfusakum dzālikum khayrul lakum 'inda bāri'ikum fatāba 'alaykum innahū huwat-tawwābur-rahīm

Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya, "Wahai kaumku! Kamu benar-benar telah menzalimi dirimu sendiri dengan menjadikan (patung) anak sapi (sebagai sesembahan), karena itu bertobatlah kepada Penciptamu dan bunuhlah dirimu.28 Itu lebih baik bagimu di sisi Penciptamu. Dia akan menerima tobatmu. Sungguh, Dialah Yang Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.

Catatan kaki

28 "Membunuh dirimu" ada yang mengartikan, orang-orang yang tidak menyembah patung anak sapi itu membunuh orang yang menyembahnya. Ada pula yang mengartikan, orang yang menyembah patung anak sapi itu saling membunuh, dan ada pula yang mengartikan, mereka disuruh membunuh diri mereka masing-masing untuk bertobat.

Tafsir

Ingatlah salah satu dari nikmat itu ialah Allah membimbing kamu untuk bertobat dari penyembahan terhadap anak sapi. Ketika Musa -'alaihissalām- berkata kepadamu, “Sesungguhnya kalian telah menganiaya diri kalian sendiri dengan menjadikan anak sapi itu sebagai tuhan yang kalian sembah. Sebab itu, bertobatlah kalian dan kembalilah kepada pencipta kalian, yaitu dengan cara saling bunuh di antara kalian. Tobat dengan cara itu lebih baik bagi kalian daripada mempertahankan kekafiran yang akan membuat kalian kekal di neraka.” Kemudian kalian melakukan (tobat) itu dengan bimbingan dan pertolongan Allah, dan Dia pun menerima tobat kalian karena Dia amat sering menerima tobat dan Maha Penyayang terhadap hamba-hamba-Nya.