إِذۡ أَنتُم بِٱلۡعُدۡوَةِ ٱلدُّنۡيَا وَهُم بِٱلۡعُدۡوَةِ ٱلۡقُصۡوَىٰ وَٱلرَّكۡبُ أَسۡفَلَ مِنكُمۡۚ وَلَوۡ تَوَاعَدتُّمۡ لَٱخۡتَلَفۡتُمۡ فِي ٱلۡمِيعَٰدِ وَلَٰكِن لِّيَقۡضِيَ ٱللَّهُ أَمۡرٗا كَانَ مَفۡعُولٗا لِّيَهۡلِكَ مَنۡ هَلَكَ عَنۢ بَيِّنَةٖ وَيَحۡيَىٰ مَنۡ حَيَّ عَنۢ بَيِّنَةٖۗ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَسَمِيعٌ عَلِيمٌ ٤٢
Idz antum bil-'udwatid-dunyā wahum bil-'udwatil-quswā war-rakbu asfala minkum walaw tawā'attum lakhtalaftum fil-mī'ādi walākil liyaqdiyallāhu amran kāna maf'ūlal liyahlika man halaka 'am bayyinatin wayahyā man hayya 'am bayyinatin wa innallāha lasamī'un 'alīm
(Yaitu) ketika kamu berada di pinggir lembah yang dekat dan mereka berada di pinggir lembah yang jauh sedang kafilah itu berada lebih rendah dari kamu.366 Sekiranya kamu mengadakan persetujuan (untuk menentukan hari pertempuran), niscaya kamu berbeda pendapat dalam menentukan (hari pertempuran itu), tetapi Allah berkehendak melaksanakan suatu urusan yang harus dilaksanakan,367 yaitu agar orang yang binasa itu binasa dengan bukti yang nyata dan agar orang yang hidup itu hidup dengan bukti yang nyata. Sungguh, Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui,
Catatan kaki
366 Kaum muslimin waktu itu berada di pinggir lembah yang dekat ke Madinah, dan orang-orang kafir berada di pinggir lembah yang jauh dari Madinah. Sedang kafilah yang dipimpin oleh Abu Sufyan berada di tepi pantai kira-kira 5 mil dari Badar.
367 Kemenangan kaum muslimin dan kehancuran kaum musyrikin.
Tafsir
Ingatlah ketika kalian berada di sisi lembah yang dekat dengan Madinah, dan orang-orang kafir berada di sisi lembah yang jauh ke arah Makkah, sedangkan kafilah dagang berada di tempat yang lebih rendah dari kalian ke arah pantai Laut Merah. Seandainya kalian dan orang-orang musyrik sengaja membuat janji untuk bertemu di Badar, tentu kalian akan berselisih paham satu sama lain. Akan tetapi, Allah -Subḥānahu- mempertemukan kalian di Badar tanpa ada perjanjian sebelumnya, agar Allah dapat menuntaskan apa yang hendak dilakukan-Nya, yaitu memenangkan orang-orang mukmin dan mengalahkan orang-orang kafir, memuliakan agama-Nya, dan menghinakan kemusyrikan. Hal itu supaya orang yang harus binasa segera binasa setelah disampaikan hujah kepadanya dengan kemenangan orang-orang mukmin, kendati jumlah pasukan dan peralatan perang mereka sangat minim; dan supaya orang yang pantas hidup dapat menjalani hidupnya berdasarkan bukti dan hujah yang diperlihatkan oleh Allah kepadanya, sehingga tidak ada lagi orang yang dapat mengajukan hujah di hadapan Allah. Allah Maha Mendengar ucapan semua makhluk-Nya lagi Maha Mengetahui perbuatan mereka, tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya, dan Dia akan memberikan balasan yang setimpal kepada mereka berdasarkan amal masing-masing.