Surat Al-An'am ayat 100

6:100

وَجَعَلُواْ لِلَّهِ شُرَكَآءَ ٱلۡجِنَّ وَخَلَقَهُمۡۖ وَخَرَقُواْ لَهُۥ بَنِينَ وَبَنَٰتِۭ بِغَيۡرِ عِلۡمٖۚ سُبۡحَٰنَهُۥ وَتَعَٰلَىٰ عَمَّا يَصِفُونَ ١٠٠

Waja'alū lillāhi syurakā'al-jinna wakhalaqahum wakharaqū lahū banīna wabanāti bighayri 'ilmin subhānahū wata'ālā 'ammā yasifūn

Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan Jin itu sekutu-sekutu Allah, padahal Dia yang menciptakannya (jin-jin itu), dan mereka berbohong (dengan mengatakan), "Allah mempunyai anak laki-laki dan anak perempuan," tanpa (dasar) pengetahuan.320 Maha Suci Allah dan Mahatinggi dari sifat-sifat yang mereka gambarkan.

Catatan kaki

320 Mereka mengatakan bahwa Allah mempunyai anak seperti orang Yahudi mengatakan 'Uzair putera Allah, dan orang-orang musyrikin mengatakan malaikat anak-anak perempuan Allah. Mereka mengatakan demikian karena kebodohannya.

Tafsir

Orang-orang musyrik menjadikan jin sebagai sekutu Allah dalam ibadah tatkala mereka beranggapan bahwa jin dapat mendatangkan manfaat dan menghindarkan mereka dari mara bahaya. Padahal Allahlah yang menciptakan mereka, bukan yang lain. Sebab itu, Allahlah yang paling berhak mereka sembah. Bahkan mereka secara semena-mena menyatakan bahwa Allah mempunyai anak laki-laki, seperti yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi dengan 'Uzair dan orang-orang Nasrani dengan Isa. Mereka juga menyatakan bahwa Dia mempunyai anak perempuan, seperti yang dilakukan oleh orang-orang musyrik dengan malaikat. Mahasuci Allah dari apa yang dikemukakan oleh orang-orang yang sesat.