Surat Al-Ahzab ayat 25

33:25

وَرَدَّ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ بِغَيۡظِهِمۡ لَمۡ يَنَالُواْ خَيۡرٗاۚ وَكَفَى ٱللَّهُ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ ٱلۡقِتَالَۚ وَكَانَ ٱللَّهُ قَوِيًّا عَزِيزٗا ٢٥

Waraddallāhul-ladzīna kafarū bighayzihim lam yanālū khayran wakafallāhul-mu'minīnal-qitāla wakānallāhu qawiyyan 'azīzā

Dan Allah menghalau orang-orang kafir itu yang mereka penuh memendam kejengkelan, karena mereka (juga) tidak memperoleh keuntungan apa pun. Cukuplah Allah (yang menolong) menghindarkan orang-orang mukmin dalam peperangan.674 Dan Allah Mahakuat, Mahaperkasa.

Catatan kaki

674 Dalam Perang Khandaq, orang mukmin tidak berperang, karena Allah telah menghalau mereka dengan mengirimkan angin dan malaikat.

Tafsir

Allah menghalau orang-orang Quraisy, Gaṭafān, dan orang-orang yang bersama mereka dalam kondisi penuh kesedihan dan kelesuan karena tidak mendapatkan apa yang mereka harapkan. Mereka tidak berhasil menghacurkan kaum mukminin yang merupakan tujuan utama mereka. Itu terjadi karena Allah menghindarkan kaum mukminin dari peperangan dengan mengirimkan angin kencang dan menurunkan para malaikat. Allah Mahakuat lagi Mahaperkasa, tidak ada seorang pun yang mampu mengalahkan-Nya, sebaliknya Allah pasti akan menundukkan dan menghinakan semuanya.