وَمِن قَبۡلِهِۦ كِتَٰبُ مُوسَىٰٓ إِمَامٗا وَرَحۡمَةٗۚ وَهَٰذَا كِتَٰبٞ مُّصَدِّقٞ لِّسَانًا عَرَبِيّٗا لِّيُنذِرَ ٱلَّذِينَ ظَلَمُواْ وَبُشۡرَىٰ لِلۡمُحۡسِنِينَ ١٢
Wamin qablihī kitābu mūsā imāman warahmatan wahādzā kitābum musaddiqul lisānan 'arabiyyal liyundziral-ladzīna zalamū wabusyrā lil-muhsinīn
Dan sebelum (Al-Qur`an) itu telah ada Kitab Musa sebagai petunjuk dan rahmat. Dan (Al-Qur`an) ini adalah Kitab yang membenarkannya dalam bahasa Arab untuk memberi peringatan kepada orang-orang yang zalim dan memberi kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.
Tafsir
Sebelum munculnya Al-Qur`ān ini ada Taurat, kitab yang diturunkan Allah kepada Musa -'alaihissalām- sebagai pedoman yang dijadikan sebagai petunjuk menuju kebenaran dan sebagai rahmat bagi orang yang mengimaninya dan mengikutinya dari kalangan Bani Israil. Adapun Al-Qur`ān yang diturunkan kepada Muhammad ini adalah kitab yang membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dengan bahasa Arab untuk memperingatkan orang-orang yang menganiaya diri mereka sendiri dengan melakukan syirik terhadap Allah dan mengerjakan maksiat dan dia adalah kabar gembira bagi orang-orang yang berbuat baik yang memperbaiki hubungan mereka dengan Sang Pencipta mereka dan hubungan mereka dengan makhluk-Nya.