ثُمَّ نَظَرَ ٢١
Tsumma nazar
Kemudian ia merenung dan memikirkan (berkali-kali: jalan-jalan mencaci Al-Quran, tetapi ia gagal);
ثُمَّ نَظَرَ ٢١
Tsumma nazar
Kemudian ia merenung dan memikirkan (berkali-kali: jalan-jalan mencaci Al-Quran, tetapi ia gagal);