وَإِذَا تُتۡلَىٰ عَلَيۡهِ ءَايَٰتُنَا وَلَّىٰ مُسۡتَكۡبِرٗا كَأَن لَّمۡ يَسۡمَعۡهَا كَأَنَّ فِيٓ أُذُنَيۡهِ وَقۡرٗاۖ فَبَشِّرۡهُ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ ٧
Wa idzā tutlā 'alayhi āyātunā wallā mustakbiran ka al lam yasma'hā ka anna fī udzunayhi waqran fabassyirhu bi'adzābin alīm
Dan apabila dibacakan kepadanya647 ayat-ayat Kami, dia berpaling dengan menyombongkan diri seolah-olah dia belum mendengarnya, seakan-akan ada sumbatan di kedua telinganya, maka gembirakanlah dia dengan azab yang pedih.
Catatan kaki
647 Kepada orang yang mempergunakan cerita kosong untuk menyesatkan manusia.
Tafsir
Jika ayat-ayat Kami dibacakan kepadanya ia berpaling secara sombong dari mendengarnya seakan-akan ia tidak mendengarnya lantaran di kedua telinganya ada sumbatan yang mencegahnya untuk mendengar. Sebab itu, berilah ia kabar ancaman kepadanya -wahai Rasul- dengan siksa pedih yang menantinya.